Home / Berita utama / ‘11 Titik Pekerjaan Wash Out Bonleu Hanyalah Modus’
‘11 Titik Pekerjaan Wash Out Bonleu Hanyalah Modus’

‘11 Titik Pekerjaan Wash Out Bonleu Hanyalah Modus’

rDugaan Penggelapan Dana KSU Oe Knino PDAM TTS sebesar Rp 280 juta lebih

SoE, fajartimor.com – Setelah terkuak dugaan penggelapan uang order KSU Oe Knino sebesar Rp 280,463,500 pada pertengahan tahun 2016, dan untuk menutupi pengembalian besaran uang tersebut yang hingga kini belum terselesaikan, pekerjaan Wash Out pipa transmisi Bonleu pun dijadikan sebagai modus.

Sudah ada sejumlah titik pekerjaan Wash Out dari 11 titik pekerjaan Wash Out yang direncanakan PDAM TTS pada sejumlah jalur pipa transmisi dibawa kendali Direktris Lely hayer, jelas sumber terpercaya fajartimor di SoE, pekan lalu.

Bukti kwitansi pengambilan uang dari Bendahara PDAM TTS, tertanggal, SoE, 27-09-2015. ada tanda tangan penerima tapi tidak tertulis nama penerima (foto/dok.istimewa)

Menurutnya pekerjaan wash out atau pencuci kotoran sampah yang dibawa air dari sumber melalui jalur pipa transmisi sebenarnya hanyalah akal akalan PDAM.

“Saya cukup tahu dan sangat paham dengan kondisi pipa transmisi Bonleu yang sebenarnya sudah dilengkapi dengan pentil udara. Dan sejauh tidak diganggu ya normal normal saja”, jelasnya.

Tapi saat diganggu dengan pekerjaan wash out pada sejumlah pipa transmisi ucapnya pasokan air Bonleu ke reservoir mulai terganggu dan malahan macet.

“sejak dilakukannya pekerjaan pemasangan Gate Valve untuk kepentingan yang katanya cuci kotoran dan sampah yang terbawa dari sumber Bonleu,  kemacetan justru menjadi fakta terkini. Pasokan air Bonleu ke reservoir terjadi penurunan yang cukup drastis. Faktanya Kota SoE kekurangan air dimana mana”, ungkapnya.

Dari yang diketahui lanjutnya untuk pekerjaan wash out, terkuak ada kegiatan pengadaan Gate Valve (Water Kran) yang dikeluarkan pihak perencanaan PDAM setempat dengan taksiran harga satu unitnya seharga Rp 6 juta lebih.

“Saya malah menduga kegiatan tersebut adalah modus yang sengaja dilakukan Direktris Lely Hayer yang pada gilirannya dari kegiatan tersebut didapatkan keuntungan demi menutup borok besar penggelapan uang order KSU Oe Knino yang sebelumnya dilumat Lely Hayer Cs semenjak tahun 2013, 2014 dan 2015”, tudingnya.

Sementara Direktris PDAM TTS, Lely Hayer yang hendak dimintai klarifikasinya justru menyarankan fajartimor untuk langsung mengkonfirmasi pekerjaan wash out Bonleu kepada personalia teknisi PDAM setempat. (ft/boni)

About Bony Lerek

Scroll To Top