Home / Berita utama / ‘Ada Eksodus Besar Pemilih ke Paslon MS-EMI’
‘Ada Eksodus Besar Pemilih ke Paslon MS-EMI’

‘Ada Eksodus Besar Pemilih ke Paslon MS-EMI’

Kupang, fajartimor.com – Sekalipun dihadapkan pada dinamika politik yang membadai. Dukungan rakyat justru semakin kokoh tak tergoyahkan. Eksodus besar Pemilih kepada Paslon MS-EMI dan Bupati-Wakil Bupati usungan PDI Perjuangan adalah realita dukungan yang tidak bisa dibendung.

Kondisi terkini Paslon Gubernur maupun Bupati  memanfaatkan seluruh tahapan pemilukada. Ruang ruang kampanye dan ruang ruang publik, terus masif dilaksanakan dan dilakukan, baik itu melalui rapat umum maupun pertemuan terbatas, juga paparan visi misi, jelas Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Fraksi PDI Perjuangan kepada fajartimor, di ruang Fraksi setempat Rabu, (16/05/2018).

Menurutnya, situasi politik Nasional akhir akhir ini ikut dirasakan rakyat yang kemudian dengan sendirinya berketetapan hati untuk terus memberi nilai tersendiri kepada paslon usungan PDI Perjuangan.

MS-EMI diterima secara adat Timor (foto istimewa)

“Saya betul mengetahui ada eksodus besar besaran dari pemilih ke paket MS-Emi karena paket ini lebih konkrit dalam menyampaikan argumentasi maupun program aksi ketika nanti dipercaya oleh rakyat, dan hal itu ditunjukan pula pada saat penampilan yang luar biasa pada saat debat public”, terang Yunus.

Paket MS-EMI katanya dinilai pemilih sebagai Kandidat yang sangat siap membangun daerah Nusa Tenggara Timur lima tahun ke depan.

“Jadi rakyat atau masyarakat pada umumnya dan masyarakat pemilih pada khususnya menarik kesimpulan bahwa segudang paparan visi-misi dan program keberpihakan Paket MS EMi,  benar benar lebih realistis memberi tawaran pembangunan berkelanjutan dan hal itu juga terlihat saat debat Kandidat baik putaran pertama dan kedua”, jelas Yunus.

Partai petarung ini ucap Senator Muda asal Sumba tersebut, tidak jemawa. Kehati hatian sikap politik organnya adalah kekuatan seruduk berdaya mematikan.

“Itu artinya PDI Perjuangan sudah teruji dalam menerapkan strategi strategi pemenangan di lapangan yang tidak bisa kami sampaikan. Namun fakta yang tidak bisa dipungkiri, masyarakat pemilih justru proaktif dan malahan selalu menanyakan kapan dilakukan rapat umum, kapan dilakukan rapat khusus. Dan itu fakta di lapangan. Ringkasnya, animo masyarakat itu datang dari lubuk hatinya yang paling dalam dan dengan kemauan yang kuat mengikuti even even kampanye paslon yang diusung oleh PDI Perjuangan, baik Gubernur Wakil Gubernur maupun Bupati Wakil Bupati”, beber Yunus.

Sementara soal dukungan pemenangan untuk paslon Bupati-Wakil Bupati usungan PDI Perjuangan berjalan pelan dan pasti, layaknya air yang mengalir dari hilir ke hulu.

“Tidak ada kendala yang berarti, dan kami juga meiliki strategi untuk memenangkan paslon  khususnya pilkada di Sumba  Tengah dan Sumba Barat Daya, dengan eskalasi dukungan rakyat, karena rakyat memahami betul bahwa kondisi politik nasional ini, turut memberi warna di daerah. Dan berdasarkan pantauan lapangan,  sesuai yang kami rasakan betul, rakyat punya gerakan sendiri,  rakyat punya strategi untuk sama sama, memenangkan dua pilkada di Sumba”, Ungkap Yunus.

Dinamika adanya dukungan yang tidak sejalan dari rakyat tepis Marhaen Muda tersebut terhadap paslon usungan PDI Perjuangan (Gubernur-Bupati) pada perhelatan pilkada serentak 2018 adalah isu murahan dan isapan jempol.

“Soal dukungan yang berbeda paslon bupati dan kepada paslon Gubenur, kami  sama sekali tidak menemukan namun secara keseluruhan paket paket yang diusung oleh PDI Perjuangan ini mendapat tempat yang sangat luar biasa. Sehingga hal itu terasa dikala mobilisasi masyarakat ke tempat tempat rapat umum, pertemuan terbatas, selalu mendapat perhartian serius rakyat pemilih”, tangkis Yunus.

Organ partai secara berjenjang lanjut Politisi PDI Perjuangan ini, sudah menjadi kewajiban, sudah menjadi ciri khas PDI Perjuangan. Dan itulah yang tidak terkalahkan menghadapi pertarungan pertarungan yang sengit sekalipun.

“Simbiosis mutualisme antara partai dengan rakyat kebanyakan dilapangan itu sama sama kristalisasi mengusung pasangan calon karena terus terang, dalam berbagai macam survey rakyat yakin bahwa PDI Perjuangan akan memenangkan semua pertarungan termasuk pilpres dan pileg 2019”, yakin Yunus.

Turbalensi yang cukup luar biasa unjuknya, justru semakin mendekatkan rakyat dengan kecintaan yang tulus dan iklas kepada paslon Gubernur Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati usungan PDI Perjuangan.

“Rakyat justru menaruh harapan besar kepada PDI Perjuangan yang diyakini sebagai partai pembela kaum nasionalis dan berada pada garda terdepan bangsa dalam situasi apapun. Dan demi menjaga serta membangun bangsa Indonesia, rakyat pemilih sudah tentu memberi dukungan penuh kepada paslon yang diusung partai  berlambang Banteng Mata Merah, Mulut Putih”, pungkas Yunus. (ft/oni)

About Bony Lerek

Scroll To Top