Home / Berita utama / Ada Lokasi PKPPB di TTS?
Ada Lokasi PKPPB di TTS?

Ada Lokasi PKPPB di TTS?

“Terkait Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Perdesaan”

Kupang, fajartimor.com-Benar tidaknya kegiatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Perdesaan yang dikelola Satker PKPPB NTT, layaknya bola panas. Ada dugaan, satu lokasi kegiatan berada di wilayah TTS.

Yang terbaca pada Format Pemeriksaan Readiness (kesiapan) Criteria Paket Pekerjaan Kontraktual Tahun Anggaran 2016, milik Satker Pengembangan Kawasan Permukiman dan Penataan Bangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya Nomen Klatur Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Perdesaan jelas meliputi lima lokasi kegiatan yang tersebar di dua kabupaten (Kab. Kupang dan Kab. Belu). Namun belakangan terkuak, ada satu lokasi kegiatan yang diduga berada di TTS, aku sumber fajartimor.

Menurutnya, terkuaknya informasi soal dugaan alokasi kegiatan PPKPP di kabupaten Timor Tengah Selatan, karena sebuah alasan besar yang sangat bertalian erat dengan Dana Aspirasi DPR RI.

“Nanti coba di kros cek saja, ada satu lokasi kegiatan di TTS, yang berlokasi di kecamatan Mollo Barat. Sepengetahuan sumber terpercaya, Detail Engeenering Desainnya, baru akan dikerjakan setelah sudah ada kesepakatan pihak satker dan pemerintah daerah, termasuk kegiatan penyerahan aset tanah. Sementara tentang kontraktor pemenangnya ya sudah ada lah. Dengar dengar kontraktornya berasal dari Kota SoE”, terangnya.

Investigasi fajartimor, Detail Engeenering Desain (DED), Pembangunan PSD Kawasan Minapolitan Kecamatan Komodo Selatan berada di kisaran Rp 35 milyar (tiga puluh lima milyar). Pekerjaan tahap pertama (pembangunan jalan) menghabiskan dana sebesar Rp 3 milyar lebih. Diusulkan di APBN P (Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara Perubahan) tahun anggaran 2016 dari sebesar Rp 7,5 milyar ke angka Rp 10 milyar demi memenuhi sejumlah item pekerjaan oleh kontraktor Pelaksana. Namun karena alasan tertentu yang keluar dari semangat (spirit) Permukiman Layak Huni dan Berkelanjutan), nilai yang diusulkan tersebut di pending dan baru akan diusulkan pada tahun anggaran 2017. Belakangan diketahui besaran nilai tersebut kuat dugaan dialihkan ke dua lokasi di kabupaten Kupang. (ft/boni)

About Bony Lerek

Scroll To Top