Home / Berita utama / ‘Ada Penggunaan Uang Bansos Ke Jerman dan China?’
‘Ada Penggunaan Uang Bansos Ke Jerman dan China?’

‘Ada Penggunaan Uang Bansos Ke Jerman dan China?’

Kupang, fajartimor.com – Belakangan juga terkuak, perjalanan dinas sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif ke Jerman dan China diduga kuat menggunakan dana bansos tahun 2010.

Laporan Komits dan FKPM NTT ke KPK RI yang didapat fajartimor juga menyebutkan perjalanan dinas ke Jerman dan China yang dilakukan sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif rupanya diduga kuat dibiayai dari nomen klatur dana bansos tahun 2010.

“Untuk perjalanan ke Jerman dialokasikan uang bansos sebesar Rp 166, 4 juta rupiah. Sementara perjalanan dinas ke China dialokasikan masih dari sumber dana bansos sebesar Rp 27, 2 juta rupiah”.

Dan jika benar hal ini yang dilakukan elit eksekutif dan legislatif kala itu, maka hampir dapat dipastikan uang lunsum dan akomodasi selama perjalanan dinas ke dua negara tersebut tentu diduga kuat masih bersumber dari dana bansos tahun 2010.

“Hal prinsip yang berhasil dikuak dan menjadi laporan Komits dan FKPM NTT ke KPK RI yakni adanya transaksi keuangan dari sumber dana bansos yang tidak sesuai peruntukkannya sebesar Rp 607, 3 juta rupiah”.

Kini yang tersisah adalah kenangan pembiaran dari KPK RI atas laporan prinsip Komits dan FKPM NTT yang bisa dikatakan terus saja berulang tahun.

Jubir KPK RI Febry Diansyah yang berusaha dikonfirmasi fajartimor demi mendapatkan penjelasan atas laporan Komits dan FKPM NTT melalui telepon genggamnya hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. (ft/tim)

About Bony Lerek

Scroll To Top