Home / Berita utama / Ada Proyek ‘Tambal Sulam’ Senilai Rp 4,7 M
Ada Proyek ‘Tambal Sulam’ Senilai Rp 4,7 M

Ada Proyek ‘Tambal Sulam’ Senilai Rp 4,7 M

* Pembangunan Kawasan Strategis Nasional

Kota Kupang, fajartimor.com-Proyek Pembangunan Kawasan Strategis Nasional di Kawasan Kelurahan Pasir Panjang dan Kelapa Lima, Kota Kupang dengan nilai kontrak sekitar Rp 4,72 miliar dikerjakan di atas proyek pembangunan jalan Wing Timur (dibelakang Hotel On The Rock Kupang, red) yang dibangun Dinas PU Kota Kupang. Proyek bernilai miliaran rupiah ini hanya melakukan pekerjaan ‘tambal sulam’ pada bangunan yang sudah ada. Bahkan terjadi tumpang tindih proyek pada satu lokasi.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Penataan Bangunan dan Lingkugan Bidang Cipta Karya, Dinas PU NTT,  Dona Toh yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin, 1 September 1016 mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang.

“Kami telah menyurati Pemkot Kupang dan melakukan sosialisasi dengan masyarakat sekitar, namun saat kami sedang melaksanakan proyek, tiba-tiba Pemkot Kupang mengatakan bahwa pada sisi jalan sebelah kiri (di jalan masuk, red) tidak boleh di bangun karena ada pekerjaan IFAD oleh Dinas Perikanan Kota Kupang,” jelas Dona saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerja beberapa waktu lalu.

Pantauan media ini pada awal September 2016, tampak papan proyek di pasang di dalam lokasi proyek, di sisi kiri jalan masuk, menghadap ke timur (ke laut, red). Tertulis Proyek Pembangunan Kawasan Strategis Nasional dengan nilai kontrak Rp 4,729 miliar dengan waktu pelaksanaan 210 hari kalender, terhitung sejak 17 Maret 2016. Kontraktor Pelaksana : PT Nuaval Jaya Abadi Cemerlang.

Pada sisi kiri jalan masuk terdapat pekerjaan pasangan batu kali dan pekerjaan taman lahan sekitar 20 m2.  Namun pada lokasi yang sama juga terdapat satu unit bangunan yang dibangun oleh Dinas Perikanan Kota Kupang.

Pada sisi paling timur, tampak telah dilakukan pekerjaan pasangan kerikil warna pada anak tangga yang sudah ada sebelumnya. Juga tampak pekerjaan beton yang belum rampung untuk pintu gerbang. Tampak juga 1 unit rumah jaga yang sudah selesai dibangun pada sisi barat pintu gerbang.

Telah dibangun juga jalan setapak dengan pasangan paving block pada sisi kanan dan kiri jalan. Pada sisi kanan jalan (menghadap ke laut, red) diperkirkan lebarnya sekitar 2 m dan panjang sekitar 150 m. Pada sisi timur jalan lebar pasangan paving blok sekitar 1 m dan panjang sekitar 120 M.

Sedangkan pada sisi kanan jalan (menyatu dengan pekerjaan paving block, red) juga telah dilakukan pekerjaan pasangan petakan dan timbunan tanah untuk  tanaman bunga. Setiap petak telah ditanami 2 pohon tanaman hias setiap petaknya.

Gambar, tampak seorang pekerja lagi mengerjakan pekerjaan pasangan batu pada dinding tembok. (foto/dok. ian/oni)

Gambar, tampak seorang pekerja lagi mengerjakan pekerjaan pasangan batu pada dinding tembok. (foto/dok. ian/oni)

Ada juga pekerjaan pengecoran untuk peninggian dinding penahan gelombang sekitar 30 cm (tinggi dinding penahan gelombang yang sudah ada sekitar 30 cm) . Penambahan tinggi dinding penahan gelombang tersebut ditutupi dengan pekerjaan plesteran pada sisi dinding penahan gelombang yang menghadap ke laut.  Sementara itu, seorang buruh tampak sedang melakukan pekerjaan pasangan batu potong pada dinding penahan gelombang (sisi yang menghadap ke darat, red).

Pada jalan yang belum di hotmix (tepatnya di belakang Hotel On The Rock, red), tampak beberapa orang buruh sedang melakukan pekerjaan jalan setapak berupa pasangan batu warna (pada sisi kiri-kanan jalan, red) untuk terapi dengan lebar sekitar 50 cm.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, pagu dana proyek Pembangunan Kawasan Strategis Nasional Kawasan Kelurahan Kelapa Lima dan Pasir Pasir Panjang tersebut sebesar Rp 5 miliar. Dari nilai pagu tersebut, Rp 4,850 miliar untuk pekerjaan fisik proyek.   Sedangkan Rp 150 juta untuk supervisi pembangunan proyek tersebut. (ian/oni)

About Bony Lerek

Scroll To Top