Home / Hukrim / Berkat Rekaman CCTV, Wilem Tallo di Bekuk Polisi

Berkat Rekaman CCTV, Wilem Tallo di Bekuk Polisi

Foto Kompol Sriyati, Kapolsekta Maulafa. (foto/dok.timar)

Kompol Sriyati, Kapolsekta Maulafa. (foto/dok.timar)

Kota, fajartimor.com- Wilem Tallo (35) spesialis pencuri di rumah Ibu Kristin akhirnya berhasil dibekuk tim buru Sergap (Buser) polsekta maulafa, berkat petunjuk rekaman CCTV.

Kamera CCTV yang dipasang korban sebut saja Ibu Kristin yang beralamat di jalan Palem III, Rt. 01/ Rw. 01, Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mengendus spesialis pencuri di rumahnya, berbuah hasil. Saat diamankan Pelaku disodorkan bukti rekaman CCTV.

Wilem Tallo, residivis, spesialis pembobol rumah korban, Ibu Kristin (foto/dok.timar)

Wilem Tallo, residivis, spesialis pembobol rumah korban, Ibu Kristin (foto/dok.timar)

Kapolsek Maulafa, Kompol Sriyati, kepada wartawan koran ini mengatakan Wilem Tallo merupakan residivis pencurian dan selama ini sudah menjadi pengawasan aparat Polsek Maulafa.

Menurut Kompol sriyati, kronologis tertangkapnya, Wilem Tallo, berawal saat Ibu Kristin yang sudah sering kecurian di rumahnya memasang Kamera CCTV.

“Pada Senin (2/11) sekira pukul 02.10 dini hari CCTV yang dipasang korban berhasil merekam gerak- gerik Wilem Tallo, yang dalam aksinya itu berhasil menggasak uang korban sebesar Rp 1 juta” jelas Sriyati.

 Berdasarkan laporan korban ke Polsek Maulafa, dan dengan petunjuk rekaman CCTV, tim buru sergap (Buser) Polsekta Maulafa lalu melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Pada Selasa (3/11) sekira pukul 23.30 Wita, pelaku ditangkap di jalan Salak, RT 21/ RW 09, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa. Saat ditangkap anggota, yang bersangkutan lagi berjudi kartu dengan sejumlah rekannya. pelaku Wilem Tallo tak bisa mengelak. Dia langsung kita gelandang ke Polsekta Maulafa,” ungkap Sriyati.

 Dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang mendalam, yang bersangkutan (Wilem Tallo) sudah ditetapkan sebagai tesangka.

 “Saat ini, kata Sriyati, pihak Polsekta sementara merampungkan berkas perkara yang bersangkutan. Yang jelas pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (1) KUHP, tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan,”Tandas Sriyati. (ft/timar)

About Bony Lerek

Scroll To Top