Kegiatan pasar murah ini disampaikan oleh Koordinator Lapangan Pasar Murah Perum BULOG Kanwil NTT, James Dotulong, pada Rabu (17/12/2025). Ia menjelaskan, pelaksanaan dilakukan selama empat hari dengan lokasi yang berpindah-pindah agar menjangkau lebih banyak warga.
“Kami adakan pasar murah untuk hari pertama mulai di Gereja Yesus Maria & Yosep (YMY) Liliba, kemudian berpindah lokasi selama empat hari demi menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar James.
Menurutnya, pola bergilir ini dirancang agar akses warga terhadap kebutuhan pokok menjadi lebih mudah, khususnya di masa menjelang Nataru yang kerap memicu lonjakan harga. Dengan distribusi yang merata, BULOG berharap pangan bersubsidi tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh berbagai lapisan masyarakat.
Jadwal dan Lokasi Pasar Murah
-
Hari Pertama: Gereja Yesus Maria & Yosep (YMY), Kupang
-
Hari Kedua: Sinode GMIT, area Wali Kota Kupang
-
Hari Ketiga & Keempat (Jumat–Sabtu): Halaman Kantor Perum BULOG Kanwil NTT, Jalan Palapa
-
Waktu: Pukul 09.00–13.00 WITA
Dalam pasar murah ini, BULOG menyediakan beragam kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya:
-
Beras SPHP Medium 5 kg: Rp58.000
-
Beras Kita 5 kg: Rp76.500
-
Beras Punokawan 5 kg: Rp76.000
-
Beras Setra Ramos 5 kg: Rp76.000
-
Minyak Goreng Kita 1 liter: Rp19.500
-
Gula Manis Kita: Rp19.000
Tak hanya itu, tersedia pula bawang merah, wortel, telur ayam, gula merah, teh, hingga kue kering untuk melengkapi kebutuhan Natal.
Kegiatan ini mendapat dukungan Bank Indonesia (BI). Masyarakat dapat membeli paket sembako dengan harga awal Rp116.000, namun setelah subsidi cukup membayar Rp67.000, dengan ketentuan pembayaran menggunakan metode yang telah ditetapkan. Pasar murah ini juga melibatkan sinergi lintas BUMN, antara lain Bank BNI, BRI, serta para distributor.
Khusus di hari terakhir, BULOG menyediakan layanan penukaran uang untuk membantu warga mempersiapkan kebutuhan Natal dan Tahun Baru.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Sejumlah stan distributor bahkan mencatatkan penjualan habis untuk beberapa komoditas. BULOG berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya.
“Tujuan utama pasar murah ini adalah membantu masyarakat agar tidak kesulitan mendapatkan bahan pokok menjelang dan pasca Natal serta Tahun Baru,” tutup James Dotulong. (Ft/tim)












