Home / Berita utama / Dana DAK 17 M TA. 2019, Serapannya Belum Mencapai 70 persen
Dana DAK 17 M TA. 2019, Serapannya Belum Mencapai 70 persen

Dana DAK 17 M TA. 2019, Serapannya Belum Mencapai 70 persen

SoE, fajartimor.com- Penyerapan Dana Alokasi Khusus TA 2019 khususnya untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan belum memenuhi target atau belum mencapai 70 persen.
Hal ini diungkapkan salah satu staf bidang keuangan Dinas P dan K yang enggan namanya disebut kepada Fajartimor.com belum lama ini.
“sebagai bawahan kami hanya bisa mengerjakan apa yang diperintahkan oleh atasan dan khusus untuk laporan pertanggung jawaban tahap 1 dana DAK Sekolah Dasar sudah masuk sekaligus pembuatan laporan permintaan tahap 2 dan seterusnya. Kami juga kerja berdasarkan perintah yang dikuatkan dengan bukti LPJ,” ungkapnya.
Dia juga mencontohkan, Laporan pertanggung jawaban DAK dari penerima ( Sekolah Dasar) masuk ke Dinas dan sesuai kewenangan dinas akan merekomendasikan pengajuan permintaan dana tahap berikut,” jelasnya.
Menurutnya, pencairan Dana Akokasi Khusus ( DAK) TA 2019 belum mencapai 70 persen, itu kenyataannya.
Dijelaskannya, sekitar 50an Sekolah Dasar penerima dana DAK dengan jumlah keseluruhan dana sebesar Rp 17 Miliar lebih belum mencapai 70 persen.
Hasil infestigasi fajartimor.com mendapatkan Rekapan Reviu Dana Alokasi Khusus fisik Tahap 2 Tahun Anggaran 2019. Reguler Organisasi Perangkat Daerah Dinas P dan K Kabupaten TTS.
“Regulasi baru mencapai 82,26 persen sedangkan Realisasi Outputnya baru 55,74 persen, artinya penyerapan belum mencapai 70 persen,” bukanya.
Sementara Kepala Dinas P dan K Kabupaten TTS Drs. Seperius E. Sipa, M. Si yang dihubungi fajartimor.com pada jumat (29/11/2019) di depan ruangannya justru mengelak, kalau dirinya lagi ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan.
“adik saya tidak punya waktu karena lagi pertemuan dengan pengawas. Setelah itu ada acara serahterima jabatan kepala sekolah tingkat Dasar, jadi saya tidak ada waktu,” elak Sipa.
Kadis Sipa rupanya dibuat kaget dan terlihat berjalan cepat tanpa sedikitpun menoleh. Berselang beberapa menit kemudian kadis Sipa mengirim pesan singkat melalui whatsup kalau dirinya tidak bisa memberi penjelasan. “adik saya tidak bisa melayani adik wartawan karena sibuk,” begitu isi pesannya. (ft/ Dion)

About Bony Lerek

Scroll To Top