Home / Berita utama / Dari Lewoleba, Lewotanah ke Nian Sikka, Kristo “Kibarkan Bendera Perjuangan”
Dari Lewoleba, Lewotanah ke Nian Sikka, Kristo “Kibarkan Bendera Perjuangan”

Dari Lewoleba, Lewotanah ke Nian Sikka, Kristo “Kibarkan Bendera Perjuangan”

Lembata, fajartimor.com – Tekad Blasin Kristoforus menuju Pilgub 2018, sudah bulat. Setelah terjun ke Labuan Bajo, Ruteng, Mbay dan Kota Ende, Kristo lalu mengayuh asa dan dukungan politik ke Ranah Lomlem. Bendera perjuangan di Kibarkan di Bumi Ikan Paus, Lewotanah Lembata, Flores Timur (Flotim) dan selanjutnya ke Nian Tana Sikka.

Hanya satu tujuan mulia, tulus dan suci yang mendorong Kristo harus turun menemui warga dan sejumlah tokoh-tokoh dan rekan-rekannya di Kota Lewoleba dan Larantuka. Pada Senin, (30/1/2017), Kristo bertolak dari Kupang dengan Sekretaris DPP PDIP, Hasto Kristianto yang datang ke NTT untuk kampanye kemenangan calon bupati dan wakil bupati Lembata, Viktor Mado Watun dan Muhammad Nazir (Paket Viktory).

Gunermur Lebu Raya, saat berorasi di hadapan Rakyat Lembata, yang berjubel jubel memenuhi Lapangan  Harnus Lembata ketika Kampanye akbar (foto/dok.ft.tim)

Gunermur Lebu Raya, saat berorasi di hadapan Rakyat Lembata, yang berjubel jubel memenuhi Lapangan Harnus Lembata ketika Kampanye akbar (foto/dok.ft.tim)

Dalam kampanye akbar di Lapangan Harnus Lewoleba yang dihadiri puluhan ribu massa, para juru kampanye yang tampil, seperti Hasto Kristianto, Herman Heri, Frans Lebu Raya, Lusia Adinda, dan Kristo Blasin mengajak rakyat lembata memenangkan Paket Viktory untuk kemajuan Lembata yang lebih baik.

Ketua Barisan Relawan Kristo (Bara Kristo), Rian Dhea, yang berhasil dikonfirmasi media ini mengaku, usai kampanye, Kristo Blasin justru menemui para pimpinan PDIP Lembata, beberapa tokoh Lembata dan warga setempat.  Dalam pertemuan singkat tersebut, Kristo Blasin rupanya didaulat untuk maju bertarung merebut hati juga dukungan besar rakyat NTT.

“Intinya, mereka sangat senang dengan kedatangan Pak Kristo yang sudah lama mereka nantikan. Pak Kristo ini yang kami tunggu-tunggu. Dia memang pantas untuk menjadi pemimpin kami,” kata Rian mengutip pernyataan dukungan warga dalam pertemuan di Kota Lewoleba, Selasa (31/1).

Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa pasca bertemu dan berdialog dengan warga di beberapa titik, Kristo dan tim kerjanya, Rabu (1/2) sore, bergerak dengan kapal laut menuju Kota Larantuka.  Di Kota Larantuka, Kristo menemui beberapa tokoh kunci dan memohon doa dan dukungan. Dia (Kristo Blasin) berkesempatan melakukan dialog dengan warga di Lebao dan sejumlah pengurus PDI Perjuangandi  Kota Larantuka.

Kampanye kemenangan paket Viktory untuk Lembata yang lebih Hebat, rakyat datang secara suka rela (foto/dok.ft.tim)

Kampanye kemenangan paket Viktory untuk Lembata yang lebih Hebat, rakyat datang secara suka rela (foto/dok.ft.tim)

“Pada prinsipnya, sejumlah tokoh dan warga setempat memberikan dukungan besar agar Kristo bisa lolos dalam survey nanti. Mereka mengaku siap kerja keras memenangkan Kristo menjadi gubernur NTT,” tandas Rian.

Diterangkannya, seusasi bertemu dengan tokoh-tokoh dan warga, Kristo dan timnya terus bergerak ke Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis (2/2) sore. Di kampung halamannya, Kristo akan bertemu dan berdialog dengan para tokoh dan warga Sikka, serta berdikusi dengan para petinggi DPC PDIP Sikka.

Kristo  yang berhasil dimintai pendapatnya, Jumad (3/3) pagi, menjelaskan bahwa dirinya tiba di Maumere pagi dinihari sekitar pukul 02.00 Wita. “Kami tiba di Maumere sudah larut malam. Hari ini saya akan ke DPC PDIP dan setelah itu ke Ledalero melayat Pater Dr. Hendrik Dori Wuwur, SVD yang meninggal dunia. Selanjutnya saya akan bertemu dan berdikusi dengan warga. Agenda lainnya, mengikuti kegiatan pelantikan pengurus PAC dan Anak Ranting di Kecamatan Nita,” terang Kristo.

Bendera sudah dikibarkan haram diturunkan

Sekretaris Tim Sosialisasi, Markus Alibrandi, menerangkan, perjalan Kristo dan tim kerjanya selaian bertemu dan berdialog dengan para tokoh dan warga, juga sekaligus mengibarkan bendera perjuangan menuju kursi gubernur NTT melalui spanduk dan baliho yang dipasang di titik-titik strategis.

Menurut Ali, hal ini untuk menyampaikan pesan kepada publik bahwa “Bendera Perjuangan sudah Dikibarkan.” Dengan semangat “Total untuk Rakyat NTT,” Kristo siap maju memenangkan hati rakyat NTT di Pilgub 2018 nanti.

“Bendera kami sudah kibarkan haram untuk diturunkan. Kami sudah siap tempur, tidak ada alasan untuk mundur. Seluruh tim sudah siap dengan segala kekuatan penuh. Kami terus menerus mengajak seluruh rakyat NTT untuk memberikan dukungan pada figur muda yang bersih dan energik, jujur dan berkualitas yaitu Kristo Blasin,” tegas Alibrandi.

Sebelumnya, Kristo mendapat dukungan dan doa dari ratusan mahasiswa asal Mangarai di Oesapa, Kota Kupang. Dalam pidato politiknya, Kristo membakar semangat kaum muda agar terus bangkit bekerja keras terlibat dalam membangun NTT. (ft//sfc/tim)

About Bony Lerek

Scroll To Top