Home / Daerah / Gedung SMK Oehani Tak Layak Huni
Gedung SMK Oehani Tak Layak Huni

Gedung SMK Oehani Tak Layak Huni

SoE, Fajartimor.com – Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, bidang pendidikan,rupanya belum berjalan maksimal. Hal ini terpotret dari kondisi gedung  Sekolah Menengah Kejuruan Perikanan Air Tawar Oehani Desa Kiufatu yang tidak layak huni.

Kondisi gedung SMK Negeri Oehani,  Desa Kiufatu Kecamatan Kualin,  Kabupaten Timor Tengah Selatan sangat memprihatinkan. Fisik bangunan berukuran kurang lebih 20 kali 6 meter persegi, dengan konstruksi dinding bebak dan atap daun gewang,  tidak layak ditempati.

Sekolah yang menampung 56 siswa dan 9 orang guru,sudah sangat buruk kondisinya.  Saat musim penghujan,  gedung tersebut tidak bisa ditempati. Atap dan dinding gedung berantakan. Imbasnya air pun masuk dan menggenangi ruang kelas sehingga KBM tidak bisa dilaksanakan. Namun para siswa tetap memilih belajar,  dengan satu alasan untuk menggapai masa depan.

Kepala Desa Kiufatu Melkisedek Kobi yang diwawancarai fajartimor.com belum lama ini mengaku, sekolah tersebut dirintis dengan alasan,jarak SMA dan SMK  di Ibu Kota Kecamatan Kualin mencapai  kurang 15 Kilo Meter.siswa-siswi dari desa setempat terkadang harus menumpang ojek bahkan berjalan kaki untuk mencapai lokasi sekolah. Disisi lain, para orang juga  khawatir bila terjadi hal negatif terhadap para siswa selama perjalanan pergi dan sepulang dari sekolah.

“Kami rintis sekolah ini agar bisa dijangkau anak-anak.Selain itu juga untuk pendekatan pelayanan pendidikan”,ucapnya

Soal fasilitas gedung yang ada, ia mengaku,dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekalipun dalam kondisi darurat.”Walaupun terbatas fasilitas  tapi KBM tetap berjalan”tandasnya.

Sementara siswa SMK Negeri Oehani Siprianus Sabuna dan Madra Beis kepada fajartimor.com mengatakan, murid di sekolah setempat tidak bisa melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar karena saat musim hujan air masuk dan menggenangi seluruh ruang kelas.  Keduanya berharap Pemda TTS memberi perhatian bagi perbaikan dan penambahan  fasilitasbagi kepentingan kemajuan dunia pendidikan dan masa depan anak-anak yang merupakan generasi bangsa di daerah setempat.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Aba L Anie, SH, MSi yang dikonfirmasi fajartimor.com secara terpisah diruang kerjanya menjelaskan bahwa,keberadaan SMK Perikanan Air Tawar Oehani Desa Kiufatu karena desakan kuat dari tokoh masyarakat di daerah setempat.

“setelah diakomodir Bupati, sekolah tersebut mulai melakukan kegiatan KBM dengan meminjam pakai gedung  salah satu SMP  di desa setempat. Namun setelah berjalan beberapa waktu, para perintis bersama warga akhirnya sepakat membangun gedung darurat secara swadaya. Kita sudah akomodir dengan menempatkan kepala sekolah yang berstatus PNS sedangkan fasilitas gedungnya diakomodir melalui DAK 2014”,terang Anie.

Anie berharap melalui penempatan kepala sekolah baru dan rencana pembangunan gedung SMK Negeri Oehani secara bertahap dapat menjawab persoalan yang dihadapi manajemen sekolah tersebut. (ft/klide)

 

 

About Bony Lerek

Scroll To Top