Home / Polkam / Gubernur Leburaya, Lagi Digunting?
Gubernur Leburaya, Lagi Digunting?

Gubernur Leburaya, Lagi Digunting?

Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya

Drs Frans Leburaya

Kupang, fajartimor.com. Pasca Pilpres 2014, Gubernur Frans Leburaya, mulai digoyang sejumlah kepentingan politik terselubung. “Terkadang orang yang dianggap dekat bisa menjadi ancaman berbahaya dan malahan bisa mematikan”!

“Bagaikan Gunting dalam lipatan Kain”, alias diam diam menggunting dari dalam. Bukan bualan, bukan juga isapan jempol belaka. Pameo klasik ini, kini menyata dilingkaran kekuasaan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs. Frans Leburaya. Orang orang dekat yang senantiasa bersentuhan dengan managemen kekuasaan-nya (Leburaya,red), diam diam melakukan tindakan politik sporadis secara berani. Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpun fajartimor.com, terkait kebijakan local Leburaya, di secretariat daerah setempat hampir seluruhnya bernada minor dan mengecewakan. “sebagai Pegawai Negeri Sipil, sudah tentu kita taat asas. Dedikasi dan pelayanan semestinya beraras pada loyalitas pelayanan tanpa syarat, yang tentunya ditunjang dengan prosfesionalisme kerja; atau dalam bahasa birokrat; Kompetensi kerja berdasarkan bedah strata/ilmu, human behavior (moralitas) dan sudah tentu sesuai DUK (daftar urutan kepangkatan)”, sikap sejumlah pegawai.

Dikatakan sejumlah kebijakan Gubernur Leburaya, dirasakan sebagai yang tidak sesuai dengan harapan. “Kita tidak bermaksud menggurui Gubernur Leburaya, tapi kenyataan mutasi pada awal periodic kepemimpinan pak Gub, ada begitu banyak persoalan pelik yang ditinggalkan! Ambil misal; ada sejumlah pns yang namanya sudah lolos seleksi tim baperjakat daerah, harus urut dada karena namanya telah di TipeX atau dicoret. Ya dari info yang kita kantongi bagi yang namanya masuk nominasi jabatan esalon IV dan seterusnya wajib menyetor sejumlah nominal!, variasinya Rp 60 juta sampai 250 juta”, ungkap para pns tersebut.

Diakui belum lama ini, Pemilik PT. Buana Permai (Tour & Travel), dan Penggagas berdirinya Mingguan KOMPAK (Komunitas Pemuda Katolik) Nusantara, yang adalah Pemimpin Umum dan Dewan Redaksi; Alexander Leda, ST.MT, orang yang begitu dekat dengan lingkaran kekuasaan di NTT justru menggunting sikap politis Gubernur Leburaya terhadap Jokowi-Jk, Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2014-2019. “coba adik lihat dan baca Mingguan KOMPAK edisi khusus yang diterbitkan pada 21 Juli 2014? Khan jelas jelas keluar dari semangat pemberitaan Koran! Tragisnya lagi conten Koran tersebut terselib pemberitaan yang cukup berani, diproduksi dalam jumlah yang fantastis, lalu disebarkan diseluruh daratan Timor. Ya bisa dibilang menggunting sikap politis Gubernur Leburaya terhadap Jokowi-Jk di masa injury time. Kitapun memiliki sejumlah referensi soal Alexander Leda salah seorang PNS aktif di Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II yang dalam cara dan upaya tidak terhormat menyengsarakan sejumlah pejabat pns di Balai setempat tatkala mendulang dukungan pada saat pemilu Gubernur belum lama ini. Kalau mau buka bukaan kita juga sudah sangat siap”, urai mereka.

Dari sejumlah investigasi fajartimor.com, Mingguan KOMPAK edisi I/Tahun I, Minggu II-III Maret 2013 diterbitkan jelang Pemilu Gubernur Nusa Tenggara Timur dehelat. Penggagas dan Pendiri nya adalah Alexander Leda, ST. MT, yang alamat Redaksinya bertempat di Jln. Taebenu, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang-NTT persisnya di rumah pribadi Alexander Leda. Selain itu indikasi yang mulai mengemuka terkait surat sakti Gubernur Leburaya, yang kuat dugaan direkayasa. Implikasinya, ada sejumlah pegawai negeri sipil daerah provinsi Nusa Tenggara Timur yang dimutasikan ke Dinas, Biro dan Bagian tanpa mempertimbangkan spesifikasi keilmuan, kompentensi kerja dan beban pelayanan yang sementara diemban. Kini di NTT, banyak pejabat yang berwajah bunglon. Di depan sang juru dan pencinta kebijakan (Gubernur Leburaya,red), mereka bisa berlaku baik sekali. Namun ketika dibelakang mereka justru bertingkah dan berlaku terbalik, layaknya “Gunting Dalam Lipatan Kain”. (fajartimor.Bony)

About Bony Lerek

Scroll To Top