Home / Berita utama / Hasil Mukera IMATTU Kupang Sah Secara Organisasi
Hasil Mukera IMATTU Kupang Sah Secara Organisasi

Hasil Mukera IMATTU Kupang Sah Secara Organisasi

Kupang, fajartimor.com,– Hasil Musyawarah Kerja Anggota (Mukera) Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Utara (IMATTU) Kupang sah secara organisasi.

Keabsahan hasil forum Mukera IMATTU Kupang dengan terpilihnya Antonius Uspupu sebagai Ketua Umum tertuang dalam SK no: 07/KET/MUKERA-IMATTU/XII/2019 Tentang Pengangkatan Mandataris/Formatur/Ketua Umum IMATTU Periode 2019/2020.

Pasca kegiatan MUKERA yang berlangsung pada Sabtu, 21/12/2019, ada pihak yang terkesan mengklaim bahwa hasil kesepakatan bersama forum Mukera ilegal.

Terkait klaim ilegal tersebut, Ketua Panitia dan Ketua Ad Hoc Mukera IMATTU Kupang memberikan tanggapan soal keabsahan hasil Mukera.

Ketua Panitia MUKERA, Corry Naif menyatakan bahwa seluruh proses telah berlangsung sesuai mekanisme persidangan dan tata tertib Mukera IMATTU Kupang.

“Hasil Mukera IMATTU Kupang sudah sah dan prosesnya berjalan sesuai dengan Tata Tertib Mukera. Adapun setiap keputusan yang ditetapkan merupakan kesepakatan bersama Forum Mukera IMATTU Kupang sehingga sangat disayangkan kalau ada pihak lain yang mengatakan hasil Mukera IMATTU Kupang Ilegal”, ungkap Mahasiswi STIE Oemathonis Kupang tersebut.

Ketua Ad Hoc MUKERA IMATTU Kupang, Romualdus Banusu menyesalkan sikap dari pihak yang mengklaim bahwa Hasil Mukera IMATTU Kupang ilegal.

“Sebagai ketua sidang Ad hoc, saya sangat menyesal kalau ada pihak tertentu yang menyatakan bahwa hasil Mukera IMATTU ilegal. Seluruh proses berjalan dengan aman dan lancar dari awal hingga forum Mukera memutuskan saya sebagai Ketua sidang Ad hoc Mukera IMATTU”, ungkap Romualdus.

Ia pun menambahkan bahwa Sidang Mukera yang awalnya kondusif menjadi ganjal karena tindakan yang dilakukan oleh Ketua dan Badan Pengurus IMATTU Kupang periode 2018/2019 tidak hadir untuk mempertanggungjawabkan kepemimpinannya kepada Forum Mukera.

“Sebelumnya Mukera berjalan aman dan lancar. Setelah terpilih pimpinan sidang Ad hoc maka sidang Mukera diskorsing 90 menit dengan alasan Ketua ingin menghadirkan jajarannya untuk melakukan laporan pertanggungjawaban. Hingga waktu skorsing berakhir, ketua dan badan pengurus tidak juga hadir. Dihubungi melalui jaringan telfon namun tak dihiraukan”, jelasnya.

Karena tidak ada jawaban dari usaha komunikasi yang dibangun, lanjutnya, maka atas persetujuan forum akhirnya Mukera harus tetap dilanjutkan.

“Atas persetujuan forum maka diberikan waktu 30 menit lagi agar ketua dan pengurusnya hadir kembali ke forum Mukera. Namun kali ini sia-sia juga. Akhirnya forum menyepakati untuk melanjutkan proses persidangan karena ketua dan badan pengurus IMATTU 2018/2019 “kabur” dari Forum MUKERA tanpa alasan yang jelas”, tambah Romualdus.

Hasil keputusan Mukera IMATTU Kupang menetapkan Antonius Uspupu sebagai mandataris/formatur/ketua umum IMATTU Kupang periode 2019/2020. (On/ft)

About Bony Lerek

Scroll To Top