Home / Berita utama / ‘Ibarat Rambut Dalam Tepung, PDIP di Simpang Jalan’
‘Ibarat Rambut Dalam Tepung, PDIP di Simpang Jalan’

‘Ibarat Rambut Dalam Tepung, PDIP di Simpang Jalan’

SoE, fajartimor.com – Niat sosial demokrasi dan terbuka untuk umum demi tujuan mendapatkan simpati besar rakyat rupanya membuat PDI Perjuangan sulit mengeksekusi siapa calon Gubernur NTT. Ibarat menarik rambut dalam tepung, putusan PDIP wajib hukumnya menyenangkan semua orang dan tidak menimbulkan grasa grusu di sana sini.

Pernyataan tersebut tegas disampaikan sesepu PDI Perjuangan TTS, Charles Zet Babys menanggapi lambannya pengambilan keputusan terkait siapa calon Gubernur NTT periode 2018-2023 yang akan diusung PDI-P dan partai koalisinya kepada fajartimor belum lama ini.

Menurutnya fakta penerimaan sejumlah bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur adalah perwujudan dari dinamika demokrasi yang dijalankan partai Besutan Ibu Hj. Megawati Soekarno Putri. Namun kondisi tersebut kemudian memunculkan harapan para bakal calon dan pendukung pendukung setianya.

“Saya kira kali ini PDI Perjuangan dihadapkan pada sebuah dilema besar. Karena semua bakal calon seturut pengamatan saya adalah tokoh tokoh besar dan punya basis dukungan massa”, jelas Zet Babys.

Ada bakal calon katanya yang non partai dan ada bakal calon yang merupakan Kader Partai.

“Harusnya PDI Perjuangan sudah paham. Bahwa kemudian diterimalah sejumlah bakal calon yang nota bene bukan Kader dan Pengurus Partai, semestinya diikuti dengan penjelasan soal apa saja kriterianya sehingga diketahui, kalau perlu disosialisasikan kepada umum”, terang Zet Babys.

Tarik ulur soal siapa bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT lanjutnya  menghadapi pemilukada serentak tahun 2018 mendatang justru mengisyaratkan jika PDI Perjuangan lagi di Simpang Jalan.

“Ibarat menarik Rambut dalam Tepung, Keputusan DPP PDI Perjuangan harus dilakukan dengan penuh kehati hatian agar ujungnya tidak menimbulkan grasa grusu dan berimbas pada matinya pergerakan mesin partai, berhamburanlah dukungan kepada calon calon dari partai pengusung lainnya termasuk hilangnya kepercayaan rakyat kepada PDI Perjuangan. Saya kira itu”, tekan Zet Babys. (ft/dilek)

About Bony Lerek

Scroll To Top