Home / Berita utama / ‘Jadilah Pemimpin Penolong’
‘Jadilah Pemimpin Penolong’

‘Jadilah Pemimpin Penolong’

Fajartimor.com – Dia Terlahir dari darah seorang Fernando De Fatima yang masih berdarah Bangsawan. Kebiasaan menolong sesama sekalipun dalam kekurangan dan keterbatasan seorang Fernando rupanya ingin diturunkan kepada Putranya. Dalam kehati-hatian penuh hitungan matematis, Fernando De Fatima kemudian menamai Putranya Yosep Falentinus Delasalle Kebo.

Nama Yosep Falentinus Delasalle Kebo oleh Fernando De Fatima memiliki sejumlah arti. Salah satu artinya yakni Pemimpin Penolong.

Demi meraih harapan besarnya dalam diri Putranya, Fernando De Fatima kemudian memutuskan beradu peruntungan dengan mengambil langkah hijrah ke Dili (atau Negara Timor Leste).

Yosep Falentinus Delasalle Kebo yang dilahirkan di Wini –TTU, 10 Februari 1977, kemudian di sekolahkan pada SD Bidau Dili.

Setamat SD Bidau Dili, Bakal Pemimpin Penolong yang namanya juga memiliki arti baik hati dan tenang tersebut melanjutkan sekolah ke tingkat SMP 1 Dili.

Kemampuan seorang Yosep Falentinus Delasalle Kebo sebagai seorang Pemimpin Penolong rupanya mulai terukur tatkala dirinya melanjutkan studi SMA di SMA 1 Dili.

Dan karena Kecerdasannya yang luar biasa, Seorang Yosep Falentinus Delasalle Kebo dipercaya Unit Sekolah tersebut sebagai Ketua Osis. Tidak hanya itu saja, seorang Yosep atau yang akrab disapa Falen oleh teman sejawatnya rupanya dipercaya lagi sebagai Ketua DKA SMA 1 Dili.

Kesahajaannya yang terus terukur rupanya berbuah manis. Seorang Yosep Falentinus Delasalle Kebo kemudian terpilih mewakili sekolahnya sebagai salah satu anggota Paskibraka Provinsi Tim-Tim tahun 1994.

Tidak hanya itu saja, nama Yosep Falentinus Delasalle Kebo yang juga memiliki arti ulet dan telaten tersebut ikut terpilih sebagai Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional Tahun 1995.

Asa dan cita Fernando De Fatima didukung Doa Ibunya yang terus menerus rupanya berujung indah. Putra mereka Yosep Falentinus Delasalle Kebo menjadi Putra Biinmaffo satu-satunya yang lulus dan masuk tahun pendidikan bergengsi di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Tahun 1999.

Sebelum keberangkatannya mengikuti pendidikan di AKABRI, Fernando De Fatima hanya menitipkan satu pesan kepada Putranya. ‘ Bila kelak dipercaya, jagalah kepercayaan itu sebaik-baiknya. Jadilah Pemimpin yang Penolong, karena begitulah arti dari namamu’.

Yosep Falentinus Delasalle Kebo kemudian menjalani masa pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan lulus sebagai Perwira terbaik.

Selepas pendidikan di AKABRI, sejumlah kepercayaan besar didapat seorang Yosep Falentinus Delasalle Kebo oleh Kesatuannya.

Menjadi Paurpam Kudam III/Slw adalah awal proses sejatinya sebagai pemimpin.

Karena kecepatan dan ketangkasan dibarengi kerendahan hati, Suami Andina Winantuningtyas ini terus mendapat kepercayaan besar dari Kesatuaannya (TNI).

Dantim 1, Kapoksus, Dan BKI – C, Dan BKI – D, Dan BKI – A, Danpokbansus Deniminteldam III/Slw adalah bukti kepercayaan yang didapatnya.

Selain itu dirinya juga dipercaya membidangi Pasipam Sipamops Pusdikku Kodiklatad dan sejumlah kedudukan penting di BAIS TNI.

Kecerdasannya yang cukup terukur itu pula yang kemudian berujung Ayah dari Domingas Queenjuanina D. Kebo dipercaya Negara sebagai Intelijen Expert Exchange Indonesia – Amerika.

Ulet dan disiplin mengelolah managemen keuangan adalah kemampuan lain yang dimiliki seorang Yosep Falentinus Delasalle Kebo, yang juga masih sepupu kandungnya Almarhum Yohanes Knaufmone (TNI AL yang baik hati dengan semua orang NTT, red). Buktinya segudang keberhasilan diraihnya (memiliki sejumlah perusahaan besar di Jakarta, Surabaya dan sejumlah tempat lainnya, red) yang kemudian berujung dirinya dan keluarga bisa dibilang mapan secara ekonomi dan berada di zona nyaman.

Pesan bernilai ayahnya Fernando De Fatima rupanya terus mengiang dan merasuk karsa dan reksa seorang Yosep Falentinus Delasalle Kebo.

Dia lalu mengambil langkah berani, memutuskan pensiun dini dengan pangkat Mayor Purnawirawan, disaat usia kerjanya yang masih menyisahkan 20 tahun di TNI. Semuanya demi pengabdiannya kepada Tanah Tumpah Darah Biinmaffo atau yang terkenal dengan darasan Keramatnya, Salu Miomaof Kuluan Maubes.

Kini tinggal beberapa langah lagi, Yosep Falentinus Delasalle Kebo akan menjawab pesan berhikmat ayahnya Fernando De Fatima sebagai Pemimpin Penolong dengan segudang ide membangun dibawah Tagline ‘Salam Perubahan’. (ft/boni)

About Bony Lerek

Scroll To Top