Home / Berita utama / Kenapa Bukan Bupati Ch. Dula Yang Diciduk?
Kenapa Bukan Bupati Ch. Dula Yang Diciduk?

Kenapa Bukan Bupati Ch. Dula Yang Diciduk?

Kupang, fajartimor.com – Camat Boleng, Bonevantura Abunawan yang tidak punya tanda tangan basah justru diciduk dan ditahan. ‘Kenapa bukan Bupati Ch. Dula yang diciduk dan kemudian ditahan!

Ini bisa masuk kategori kriminalisasi hukum jelas Mbulang Lukas, SH kepada sejumlah awak media pekan lalu.
Menurutnya, tujuh orang Tua Golo yang bersepakat membuat surat pernyataan mempertahankan tanah ulayat Mbehal dan kemudian disaksikan enam belas orang Tua Golo yang membubuhkan tanda-tangan diatas meterai mestinya dimintai keterangan secara mendalam.
“Harusnya yang diperiksa Polda ya mereka-mereka ini. Kan gitu hukumnya,” kesal Lukas.
Fakta surat pernyataan katanya tidak sedikitpun bersinggungan dengan camat Bonevantura Abunawan.
“Coba anda periksa surat pernyataan yang ditanda-tangani 23 orang Tua Golo itu! Kan tidak ada tanda-tangannya Camat Bonevantura Abunawan, sekalipun dia juga anak suku. Lalu kenapa dia yang harus diciduk dan ditahan?,” heran Lukas.
Dikatakan, seharusnya yang diciduk, diperiksa, ditetapkan tersangka dan kemudian ditahan yakni Bupati Manggarai Barat, karena tanda-tangannya jelas ada.

 

“Kenapa bukan Bupati Ch. Dula yang diciduk lalu diproses hukum? Ada apa ini? Yang pasti kita akan kejar sampai tuntas! Karena dari yang kita ketahui Pelapor atas nama Bonifasius Bola adalah orang yang tidak ada hubungannya dengan dugaan pemalsuan seperti yang dituduhkan dan lebih dari pada itu Bonifasius Bola justru diduga kuat sebagai orang yang sering melakukan praktek jual tanah ulayat,” duga Lukas. (ft/tim)

About Bony Lerek

Scroll To Top