Home / Berita utama / KPK RI, Diminta Turun Ke Lembata
KPK RI, Diminta Turun Ke Lembata

KPK RI, Diminta Turun Ke Lembata

Jakarta, fajartimor.com – Membengkaknya Honor Bupati Lembata atas kekuasaan pengelolaan anggaran dari tahun 2017 hingga 2020, dikisaran Rp 3 miliar lebih ditanggapi serius Kompak Indonesia. KPK RI pun diminta untuk segera melakukan tindakan antisipatif dengan mengutus tim penyidik KPK, demi menyelamatkan uang rakyat.

Penegasan tersebut disampaikan Gabriel Goa, Ketua Kompak Indonesia (Koalisi Masyarakat Penggiat Anti Korupsi Indonesia) kepada kontributor media ini di Jakarta, Sabtu (23/11/2019).

Menurut Direktur Padma Indonesia ini, tidak transparannya penggunaan uang rakyat miskin Lembata untuk Honor dan operasional Bupati Lembata yang kini mendapat kawalan Fraksi PDI PERJUANGAN perlu disikapi serius seluruh elemen bangsa termasuk KPK RI.
“Menanggapi penolakan Fraksi PDI PERJUANGAN yang ditulis fajartimor, Kompak Indonesia yang juga mitra KPK RI, tentunya akan segera mengambil sikap,” tandas Gabriel.
Koordinasi sudah tentu akan dilakukan. KPK RI pasti akan didesak agar serius memberi atensi dan agitasi prinsip atas apa yang kini terjadi di Lembata.
“Yang pasti Saya dan teman-teman KOMPAK INDONESIA akan mendatangi KPK RI dan mendesak KPK agar segera turun ke Lembata dan membongkar dugaan korupsi berjemaah yang sebagian besarnya telah diungkap FRAKSI PDI PERJUANGAN melalui pendapat akhir fraksi pada tanggal 18 November 2018,” tegas Gabriel.
Terkait langkah penolakan RANPERDA APBD TA. 2020 yang lebih berpihak kepada sejumlah pejabat daerah yang tegas dilakukan PDI PERJUANGAN dan sejumlah fraksi, Pak Gaby yang akrab disapa teman sejawatnya mengatakan
mendukung langkah DPRD Lembata mengawasi ketat penggunaan APBN dan APBD oleh Bupati Lembata. Kedua, mengajak solidaritas Lembaga Agama, Pers dan Penggiat Anti Korupsi untuk mencegah dan membongkar tuntas Tindak Pidana Korupsi Berjamaah di Lembata
“KOMPAK INDONESIA sudah pasti mendukung semua yang dilakukan DPRD Lembata. Dan kepada semua pihak di Lembata, saya ajak berkontribusi pikiran kritisnya demi menyelamatkan Lembata dari terjangan superioritas pemimpinnya,” ajak Gabriel. (ft/el)

About Bony Lerek

Scroll To Top