Home / Berita utama / ‘Kristo Tidak Punya Koin Tapi Punya Poin’
‘Kristo Tidak Punya Koin Tapi Punya Poin’

‘Kristo Tidak Punya Koin Tapi Punya Poin’

Fajartimor.com – Hentakan kalimat singkat sejumlah partai pengusung jelang pilgub NTT terhadap Kristo Blasin seakan seirama. Sekalipun ‘Tidak punya koin (Uang), Kristo justru punya tawaran Poin (Nilai)’ demi menghantar rakyat menuju kesejahteraan.

Desas desus politik kepentingan terkait siapa sebenarnya calon Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2018-2023 menggantikan posisi Gubernur Frans Lebu Raya terus saja bergulir liar.

Sejumlah partai pengusung papan tengah rupanya terus saja menjalankan taktik dan strategi jitu.

Mahar politik bagi sejumlah partai papan tengah seakan menjadi peng-alih fokus partai papan atas dan sejumlah kandidat elit. Alhasil, sementara Kandidat elit Gubernur tersebut kini terkecoh dan terbuai dalam rupa politik sesaat.

Kristo Blasin calon Gubernur yang dinilai sebagai calon yang minim koin (Uang) justru diam diam dilirik partai papan tengah termasuk Partai Nasdem yang diketahui tidak memasang target (Mahar) politik, jelas sumber fajartimor yang tidak ingin namanya disebut.

“Partai partai yang punya kursi kecil di DPRD NTT termasuk Nasdem terus saja mengejar nilai kepercayaan rakyat. Khusus calon Gubernur NTT, nilai kepercayaan tersebut justru tercermin dalam diri seorang Kristo Blasin”, jelasnya.

Yang dikejar Nasdem dan partai partai kecil lainnya lanjutnya yakni investasi nilai.

“Kristo Blasin adalah calon Gubernur yang punya investasi nilai yang bisa dibilang cukup mumpuni. Modal sosial, pengalaman kepemimpinan di DPRD NTT kurun waktu 15 tahun, kepiawaian mengelola perbedaan dalam kesehajaan dan segudang prestasi pelayanan juga kemampuan person yang yang terukur rupanya membuat yang bersangkutan (Kristo Blasin, red) terus saja diperhitungkan partai partai pengusung tak ketinggalan Partai Nasdem” kupasnya.

Dari selentingan dan informasi yang berkembang katanya jika sang politikus santun tersebut (Kristo Blasin, red), benar tidak diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan maka kekuatan besar partai sekelas Partai Nasdem justru akan beruba putusan akhir.

“Bagi Nasdem dan partai koalisi yang sudah dibangun jauh jauh hari, koin atau uang bukanlah alasan utama. Yang menjadi alasan dasarnya yaitu poin atau nilai”, ucapnya.

Di mata Partai Nasdem dan partai partai kecil lainnya sorotnya, Kristo Blasin adalah calon Gubernur yang dipandang punya segudang malah berlaksa laksa poin atau nilai pelayanan dan siap diberikan seutuhnya kepada rakyat NTT.

“Nasdem dan partai partai kecil lainnya sementara tidak terbelit dalam dinamika koin atau uang. Lebih daripada itu, Kristo Blasin adalah calon Gubernur yang hemat saya punya segudang tawaran poin atau nilai. Itu berarti yang menjadi target utama pemimpin NTT setelah Gubernur Frans Lebu Raya yaitu Gubernur yang datang dari Rakyat, Oleh Rakyat dan untuk Rakyat. Koin atau uang bukan cara konkrit mendapatkan kekuasaan. Dan saya pastikan Partai Nasdem cukup cerdas dalam hal itu. Kristo Blasin pada akhirnya akan menjadi pilihan cerdas Nasdem”, pungkasnya. (ft/tim)

About Bony Lerek

Scroll To Top