Home / Berita utama / ‘Operasi Mesin PDI Perjuangan TTS Semakin Membumi’
‘Operasi Mesin PDI Perjuangan TTS Semakin Membumi’

‘Operasi Mesin PDI Perjuangan TTS Semakin Membumi’

SoE, fajartimor.com – Pergerakan Mesin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan TTS, dibawah komando Mordekhai Liu Ketua Pemenangan Marianus Sae-Emilia Julia Nomleni Calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023, rupanya gencar, membahana dan membumi.

Seluruh perangkat pemenangan yang ada dalam barisan pemenangan Marianus Sae-Emilia Julia Nomleni, calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT digerakan dari hari ke hari. Operasi mesin partai secara terstruktur (dari tingkat DPC, PAC, RANTING dan ANAK RANTING) dilakukan secara serentak dengan melibatkan pergerakan Tim Relawan juga Tim Keluarga, jelas Mordekhai Liu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai juga Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur kabupaten Timor Tengah Selatan kepada fajartimor di kediamannya di bilangan perumahan pertanahan SoE, Senin (18/06/2018).

Gambar Pergerakan Mesin Partai, Relawan dan Keluarga dibawah Komando Ketua Tim Pemenangan MS_EMI, Mordekhai Liu (foto istimewa)

Menurut pria super yang sukunya dipercaya menjaga tempat keramat ‘Hoi Neno’ atau pusat panas bumi yang berdekatan dengan Oe Un, Oe Uf di Nunkolo-Amanatun di Neon Saet tersebut yakni bahwa pergerakan memenangkan Marianus Sae-Emilia Julia Nomleni di seluruh TTS disebutnya sebagai Operasi Mollo Mio Maof, Painam, Neno Oenam (OM-MPA-NENO).

“Pergerakan lapangan serta operasi mendapatkan dukungan warga juga masyarakat (rakyat) TTS yang dilakukan Mesin Partai, Tim Relawan dan Tim Keluarga masif dilakukan dengan titik tekanan pada keseimbangan budaya atau adat istiadat setempat. Di titik ini, saya hanya mau sedikit tekankan bahwa ketika orang TTS paham dengan sebutan keramat daerah yang dikenal sebagai wangi Cendana yang adalah ‘Mollo Mio Maof, Painam, Neno Oenam’, maka tandanya dia mengerti dan paham”, aku Mordekhai.

Terkait pergerakan dukungan di lapangan kata  Sang Sutradara  energik DPC PDI Perjuangan TTS, pihaknya terus membangun koordinasi sambil ikut memantau langsung seluruh pergerakan Mesin Partai (Struktur Partai), Tim Relawan juga Tim Keluarga.

Rakyat yang didominasi Kaum Perempuan setia mendengar program, visi dan misi yang ditawarkan MS-EMI (foto istimewa)

“Jujur saja, Tim Kerja kita Struktur Partai, Tim Relawan dan Tim Keluarga) hari ini tetap konsisten bekerja, ada di setiap desa, membaur dengan masyarakat pemilih, menjaga, mengarahkan dengan pola pendekatan tersendiri dan pasti mengawal dukungan rakyat untuk MS-EMI, hingga hari pencoblosan tanggal 27 juni 2018”, tandas Moedekhai.

Saksi yang di rekrut ucap petarung yang tak kenal lelah ini, terdiri dari Saksi Partai, Relawan dan Keluarga yang justru menampakan fanatisme positif  yang bisa dikatakan cukup luar biasa.

“Militansi yang ditunjukan Pengurus Partai, Relawan dan Keluarga justru memudahkan kami saat perekrutan saksi. Ada 32 Kecamatan, 279 Desa dengan sebaran TPS sebanyak 921 TPS, disertai jumlah Pemilih Tetap sebesar 280.721Pemilih. Hari ini saya boleh tegaskan, saksi bekerja cerdas, sukses dan tuntas saat pencoblosan di TPS, perhitungan suara di TPS, pengawalan dan perhitungan di Kecamatan hingga perhitungan di KPUD sudah fix dan final.” ungkap Mordekhai.

Operasi Mesin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan di pandu Jargon keramat Operasi Mollo Mio Maof, Painam, Neno oenam (Om-Mpa-Neno), unjuk pria mobile yang didapati fajartimor, baru tiba dari desa tersebut, menjadi tekat juang demi menjemput kemenangan besar Paket  Marianus Sae-Emilia Julia Nomleni, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur, nomor Urut 2 di hari pemilihan yang tinggal menghitung hari.

“Dengan kerja masif Mesin Partai, Tim Relawan, Tim Keluarga dan Tim-tim kecil lainnya yang menyebar di seluruh tanah Timor Tengah Selatan dengan sebutan keramatnya ‘Mollo Mio Maof, Painam, Neno Oenam’, maka keyakinan kami yang sungguh dengan dibantu Fanu (darasan keramat Raja Neon Le’u, Neon Uf, Nenom Mnatu), kemenangan besar akan diraih paket Marianus Sae-Emilia Julia Nomleni”, pungkas Mordekhai. (ft/boni)

About Bony Lerek

Scroll To Top