Home / Berita utama / Padma Indonesia Jamin Lapor Kasus Camat Boleng Ke KPK RI
Padma Indonesia Jamin Lapor Kasus Camat Boleng Ke KPK RI

Padma Indonesia Jamin Lapor Kasus Camat Boleng Ke KPK RI

Jakarta, fajartimor.com – Pendalaman kasus penangkapan dan penahanan Camat Boleng-kabupaten Manggarai Barat-NTT, Bonevantura Abunawan yang kuat dugaan syarat muatan menjadi atensi. Bila rampung, Padma Indonesia tentu akan berkoordinasi dengan PH, lalu melakukan upaya hukum. Garansi atau jaminan lainnya, melaporkan kasus tersebut kepada KPK RI.
“Kita tentu akan dalami. Siapa itu Bonifasius Bola. apakah dia orang Manggarai Barat? apakah dia juga Tua Golo? Atau apakah dia itu orang yang diduga kuat Makelar tanah? Kalaupun benar, siapa saja orang yang diduga kuat ada di belakangnya?,” ucap Gabriel Goa, kepada media ini, Selasa (03/12/2019).
Fakta hukum yang tidak bisa dihindari kata Direktur Padma Indonesia yakni hak keperdataan pemilik ulayat Mbehal, masih berproses di tingkat kasasi Mahkama Agung.
“Fakta hukum lainnya, ada laporan pidana dugaan pemalsuan yang dialamatkan kepada Camat Bonevantura Abunawan dan yang bersangkutan sedang menjalani penahanan bukan di sel tanahan polres Manggarai Barat tapi di sel tahanan polres kupang kota. Bersama PH korban, kita pasti dalami dan lalu melihat celah hukum untuk selanjutnya melakukan upaya hukum lainnya yang lebih tinggi tingkatannya,” jelas Gabriel.
Bila dalam pendalaman, ada hal yang bersinggungan dengan hak-hak korban yang dilanggar maka Padma Indonesia akan melaporkan ke Komnas HAM RI.
“Dan jika kemudian hasil pendalaman Padma Indonesia, Camat Bonevantura Abunawan adalah saksi kunci dugaan penyerobotan tanah ulayat maka laporan ke LPSK demi mendapatkan rasa keadilan menjadi target solusi,” terang Gabriel.
Dikatakan, harga tanah di daerah tujuan wisata sekelas Manggarai Barat menjadi daya tarik tersendiri.
“Kalau dalam pendalaman tersebut didapatkan hal prinsip terkait jual beli tanah dengan harga melangit yang melibatkan sejumlah pihak tanpa sepengetahuan pemilik tanah ulayat maka langkah preventifnya, ya Padma Indonesia, bersama keluarga, Tua Golo , korban dan PH segera melapor ke KPK RI. Itu jaminannya. Tentu kita akan kawal sampai tuntas” tandas Gabriel. (ft/tim/Gg)

About Bony Lerek

Scroll To Top