Jakarta, fajartimor.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menegaskan kembali komitmennya terhadap nilai kebenaran dan integritas dalam kehidupan politik nasional pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53. Penegasan tersebut diwujudkan melalui pengangkatan tema Satyam Eva Jayate, yang bermakna “Hanya Kebenaran yang Menang”.
Satyam Eva Jayate merupakan frasa bahasa Sanskerta yang berasal dari kitab suci Hindu Mundaka Upanishad. Semboyan ini dikenal luas sebagai moto nasional India dan dimaknai sebagai prinsip universal yang menempatkan kebenaran sebagai nilai tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam peringatan HUT ke-53 tersebut, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, di hadapan para kader dan tokoh partai, memaknai Satyam Eva Jayate sebagai penegasan sikap politik PDI Perjuangan yang berlandaskan kejujuran, integritas, serta konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Tema ini sekaligus menjadi refleksi atas perjalanan panjang partai dalam mengawal demokrasi Indonesia.
Peringatan hari jadi PDI Perjuangan juga dimaknai sebagai momentum evaluasi dan konsolidasi internal untuk meneguhkan kembali politik sebagai alat pengabdian kepada rakyat. Di tengah tantangan demokrasi dan meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas, PDI Perjuangan menilai bahwa kebenaran harus menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan dan tindakan politik.
Tema Satyam Eva Jayate dinilai relevan dengan kondisi politik nasional saat ini, di mana etika, tanggung jawab moral, serta keberanian menjaga prinsip menjadi indikator utama kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. Oleh karena itu, PDI Perjuangan mendorong seluruh kader di semua tingkatan organisasi untuk mengimplementasikan nilai tersebut dalam kerja-kerja politik, pemerintahan, dan pengabdian sosial.
Dalam konteks ideologis, sikap politik PDI Perjuangan yang konsisten dalam menjaga kualitas demokrasi dipandang sebagai bagian dari upaya menegakkan fondasi besar Reformasi. Partai menegaskan bahwa demokrasi Indonesia harus berjalan sesuai prinsip konstitusi, berkeadilan, dan berorientasi pada kedaulatan rakyat.
Semangat tersebut juga akan diimplementasikan oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang menegaskan komitmennya untuk melaksanakan dan menginternalisasi arahan serta pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, secara konsisten dan bertanggung jawab dalam kerja-kerja organisasi dan pengabdian kepada masyarakat. (ft/tim)














