Home / Berita utama / Pekerjaan Lapen Desa Anin, Diduga Tidak Sesuai Tahapan Pekerjaan
Pekerjaan Lapen Desa Anin, Diduga Tidak Sesuai Tahapan Pekerjaan

Pekerjaan Lapen Desa Anin, Diduga Tidak Sesuai Tahapan Pekerjaan

SoE, fajartimor.com – Mungkin karena jauh dari pantauan, diduga Pekerjaan Lapen Jalan Desa, Desa Anin Kecamatan Amanatun Selatan Tahun Anggaran 2019, tidak mengikuti tahapannya.

Fakta fisik pekerjaan yang hancur dan terlihat batu pokok ( batu 3-5 cm) yang menjadi Pekerjaan Fondasi (Base), dan tidak terlihatnya hamparan batu 2-3 cm sebagai perekat atau penetrasi pada permukaan jalan adalah kondisi riil yang didapat media ini di lokasi pekerjaan.

Secara teknis, pekerjaan Lapen, Jalan Desa, Desa Anin, Tahun Anggaran 2019, bisa disimpulkan tidak sesuai tahapan dan metode kerjanya.

Karena dari penjelasan orang teknis yang diperoleh media ini, menjelaskan bahwa inti pekerjaan atau konstruksi Lapen biasanya diawali dengan pekerjaan fondasi bawah dihampar dan kemudian dipadatkan. Langkah selanjutnya yakni menghampar batu pokok 3-5 cm sebagai fondasi atas ( base ) dengan ketebalan 15 cm dan diikuti dengan pemadatan. Setelah itu, diikuti dengan pekerjaan lapisan permukaan (pekerjaan penetrasi) yang meliputi lapis resap pengikat (prime coat) dan lapis pengisi rongga. Setelah itu Ter ( Aspal) dipanaskan dan lalu disemprot atau disiram dipermukaan batu pokok (3-5 cm) kira-kira 3,7 liter setiap meter persegi. Pekerjaan selanjutnya yakni menghampar batu pengunci (2-3 cm) secara merata diatas lapis resap pengikat sebanyak 0,017 meter kubik setiap meter persegi, dan kemudian dibuatkan kemiringan melintang lebih kurang 3%,, diikuti pemadatan menggunakan Vibrating Compacktor minimal 6 kali lintasan sampai padat. Pekerjaan lanjutan adalah menyiram aspal diatas batu pengunci secara merata, sebanyak 1,5 liter setiap meter persegi lalu diikuti dengan menghampar pasir sebagai lapisan penutup dan kemudian dipadatkan dengan Vibrating Compacktor.

Dari yang didapat media ini, tahapan pekerjaan Konstruksi Jalan Lapen dimulai dari Persiapan, Mobilisasi Peralatan, Mobilisasi Material, Pelaksanaan Lapangan, Pekerjaan Tanah (Penyiapan tanah dasar atau Sub Grade, yang meliputi pembersihan dan pembuangan lapisan tanah atas atau Top Soil), kemudian diikuti Pekerjaan Timbunan, Pekerjaan Lapisan Fondasi ( Base), Pekerjaan Lapisan Permukaan (Pekerjaan Penetrasi) hingga pekerjaan lapisan penutup. (ft/tim)

About Bony Lerek

Scroll To Top