Home / Berita utama / ‘Pilihan Neon Le’U Sudah Final ke MS-EMI’
‘Pilihan Neon Le’U Sudah Final ke MS-EMI’

‘Pilihan Neon Le’U Sudah Final ke MS-EMI’

Fajartimor.com – Dukungan dan pilihan Raja Timor, Raja Bumi (Uis Pah, Usif Abalbalat), Raja Matahari Keramat atau yang dikenal dengan sebutan Neon Le’U, Neon Uf, Nenom Mnatu kepada Paket Marianus Sae-Emilia Julia Nomleni, Calon Gubernur-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, periode 2018-2023 sudah final dan tidak bisa di ganggu gugat.

Cagub Emilia Julia Nomleni mewakili kakaknya Marianus Sae, diterima di Eon Feot Nai Toi Naim Mnuke-Pintu Masuk Kerajaan Amanatun-Oinlasi-TTS-NTT (foto istimewa)

Pilihan kepada paket yang dikenal dengan sebutan MS-EMI atau Marhaen ini, berdasarkan permenungan panjang. Marianus Sae dan Emilia Julia Nomleni kemudian diketahui sebagai turunan (Sufa Kauf) Raja Bumi dari leluhurnya yang bernama Toi dan Unu. Selanjutnya dilakukanlah sejumlah seremoni adat baik Tutur dan Fanu (Darasan Keramat Raja), untuk terus mengawal proses pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati hingga selesai, Terang Neon Le’U, salah satu penerus turunan Raja kepada fajartimor di Sonaf (Es Pah In Tefan, In Usan Ma In Botom) belum lama ini.

Menurut Sang Empunya Panglima Perang (Meo Naek) berjuluk Bia Meto-Bia Sunum Mnanu tersebut, mendukung MS-EMI sama dengan mendukung kebenaran sejarah. Mendukung PDI Perjuangan dengan lambang Partai Kepala Banteng, Bertanduk Panjang, Mata Merah, Moncong Putih, sama dengan mengangkat kembali kebesaran Panglima Perang Raja yang salah satu julukannya adalah Bia Sunum Mnanu (Banteng Timor bertanduk Panjang)!

Cagub Emilia Julia Nomleni di Dampingi Ibu Lusia Adinda Dua Nurak Lebu Raya, berkenan menerima penghormatan adat di Lapangan Moen Feu Amanatun Selatan-Oinlasi-TTS, sebelum melanjutkan kampanye ke Daerah lainnya (foto istimewa)

“Ketika dukungan riil dilakukan Raja, benang merahnya harus diurut. Simpul simpulnya yang masih bengkok harus diluruskan. MS-EMI yang masih turunan Raja wajib hukum didukung, apalagi Partai Pengusungnya berlambang Kepala Banteng yang sama persis dengan julukan Panglima Perang Raja. Jadi apa yang dilakukan Raja dengan kebesaran ritual baik tutur dan fanu tidaklah salah”, tandas Neon Le’U.

Sepanjang Negara Indonesia berdiri, dengan kekuatan kekuasaan pemerintahan dari Pusat sampai ke Daerah-daerah, kupas turunan Raja yang pergi dan pulang seperti bayangan ini, nama Uis Pah, Usif Abalbalat atau yang dikenal dengan sebutan Neon Le’U, Neon Uf, Nenom Mnatu tidak pernah disebutkan.

“Dengan mendukung penuh MS-EMI, dan kemudian terpilih di tanggal 27 Juni 2018, nama kami, Raja yang namanya tidak pernah disebutkan ini, perlahan disebut dan pada gilirannya dapat memberi kontribusi berharga demi pembangunan bangsa dan Negara”, tegas Neon le’U.

Kolo Manu (warga dan masyarakat Amanatun) terlihat setia mendengar paparan visi-misi dan program keberpihakan MS-EMI, sekalipun disengat Matahari (foto istimewa)

Pilihan Neon Le’U, Neon Uf, Nenom Mnatu papar turunan Raja yang pernah berkelana ke Malaysia tersebut, sudah final dan mengikat kepada Paket MS-EMI.

“Tutur sudah jalan, Fanu sudah dilakukan. Dan itu hanya untuk paket MS_EMI. Bagi turunan (Kolo Manu) yang membaca pernyataan saya ini jangan coba coba lari atau bermain api karena akibatnya nanti tanggung sendiri. Satu catatan pentingnya, yakin saja Marianus Sae akan kembali tanpa cacat dan celah”, pungkas Neon Le’U, pemilik Meo Besi. (ft/boni)

About Bony Lerek

Scroll To Top