Home / Budaya / Proyek Bukit Cinta Lewoleba Mubazir, Diduga Habiskan Dana Miliaran rupiah!

Proyek Bukit Cinta Lewoleba Mubazir, Diduga Habiskan Dana Miliaran rupiah!

Proyek Bukit Cinta Lewoleba-Lembata yang dibiarkan terlantar. Gambar pekerjaan cor yang sudah tidak terurus lagi (foto/dok.boni lerek)

Proyek Bukit Cinta Lewoleba-Lembata yang dibiarkan terlantar. Gambar pekerjaan cor yang sudah tidak terurus lagi (foto/dok.boni lerek)

Lembata, fajartimor.com-Proyek Bukit Cinta Lewoleba Tahun Anggaran 2014, yang berlokasi di Desa Waijarang, diterlantarkan Rekanan dan Dinas Pariwisata Lembata.

Pekerjaan yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah ini, dikerjakan oleh rekanan dari Maumere. Karena ketiadaan bahan lokal, Rekanan yang tidak jelas asalnya itu, lari dan meninggalkan pekerjaan dan sejumlah tanggungjawab, ucap salah seorang pekerja kepada fajartimor, Kamis (3/12).

Menurutnya, proyek tersebut jauh dari standar pengadaan barang dan jasa. Dan lebih daripada itu, proyek tersebut tidak dilengkapi dengan papan proyek.

yang unik, nama proyek Bukit Cinta, tapi tulisannya Love. Mirisnya lagi, antara kata Lo dan Ve, huruf dan jaraknya tidak simetris. (foto/dok.boni lerek)

yang unik, nama proyek Bukit Cinta, tapi tulisannya Love. Mirisnya lagi, antara kata Lo dan Ve, huruf dan jaraknya tidak simetris. (foto/dok.boni lerek)

“Hingga saat ini, sebagai pekerja, kita tidak tahu, berapa nilai dari pekerjaan proyek ini. Kita hanya mengetahui dari rekanan kalau proyek ini menghabiskan anggaran miliaran rupiah”, jelasnya.

Pengalaman sebagai pekerja di luar negeri kata pekerja tersebut, justru tidak sepadan dengan kondisi riil di tanah asal (Lewoleba/Lembata).

“Di luar negeri, khusus untuk proyek Destinasi Wisata, biasanya dikerjakan dengan serius. Pemerintah dan pihak ketiga selalu bersinergi menyelesaikan seluruh rangkaian item pekerjaan. Tapi anehnya, di Lewoleba, justru terjadi sebaliknya. Rekanan lari dari tanggungjawab, pemerintah khususnya dinas Pariwisata sebagai Pengguna Anggaran malah diam dan berpangku tangan. Mirisnya lagi, pemerintah dan parlemen sedikitpun tidak menaruh perhatian serius”, ungkapnya.

Sebagai pekerja lanjutnya, kue pembangunan yang ingin didapat rupanya jauh sekali dari harapan. Banyak sekali pekerja yang hingga saat ini belum dihargai jasanya.

“Harusnya para pekerja proyek yang merupakan bagian dari komponen proyek tersebut betul merasakan kue pembangunan destinasi wisata Bukit Cinta ini. Tapi yang terjadi justru lain. Hingga saat ini, sejumlah pekerja belum dibayar jasanya”, bebernya.

Faktanya kata pekerja tersebut, banyak sekali item pekerjaan proyek bukit cinta yang belum bisa diselesaikan.

“Ada begitu banyak item pekerjaan yang belum terlaksana. Di satu sisih, kita juga tidak tahu, apakah proyek ini, tahun pendek (sekali kerja dalam tahun anggaran berjalan), atau proyek multi years”, jelasnya. (ft/boni)

About Bony Lerek

Scroll To Top