Home / Berita utama / RSUD W.Z Yohanes; Diduga Terjadi Mark-Up Harga pada Pengadaan Tempat Tidur Rawat Inap
RSUD W.Z Yohanes; Diduga Terjadi Mark-Up Harga pada Pengadaan Tempat Tidur Rawat Inap

RSUD W.Z Yohanes; Diduga Terjadi Mark-Up Harga pada Pengadaan Tempat Tidur Rawat Inap

Kupang, fajartimor.com. 90 Unit Tempat Tidur Rawat Inap RSUD W.Z. Yohanes Kupang, yang dilengkapi temperatur, pengadaan tahun anggaran 2012, disinyalir meninggalkan sejumlah persoalan pelik.

Tempat Tidur High Kelas yang seharusnya ditempatkan di sejumlah ruang rawat inap rumah sakit setempat, kuat dugaan ditaksir dengan harga per-unitnya senilai Rp 80.000.000 (delapan puluh juta rupiah). Sumber fajartimor.com yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan Tempat Tidur Rawat Inap yang diadakan pada tahun anggaran 2012 dengan harga yang luar biasa fantastis, sangat tidak sebanding dengan fisik tempat tidur. “Silahkan di-cek ke rumah sakit W.Z Yohanes, fisik tempat tidur itu seperti apa? Apakah dalam kondisi masih terpakai atau sudah menjadi barang lapuk di Gudang?”, sindirnya.

Secara kasat mata, Tempat Tidur Rawat Inap yang diadakan tersebut, tidak memiliki keunggulan. Karena selain tidak ber-merek, tempat tidur yang jauh melampaui harga normal itu rentan dengan kerusakan. “Sangat disayangkan, uang negara digelontor hanya untuk sebuah pengadaan tempat tidur yang tidak bertahan lama. Uniknya lagi harga satu unitnya sebesar Rp 80.000.000 (delapan puluh juta rupiah). Pada hal hanya dilengkapi sebuah alat temperatur”, tuding sumber tersebut.

Sementara otoritas Rumah Sakit setempat yang hendak dikonfirmasi fajartimor.com, justru tidak bisa ditemui karena lagi menjalankan tugas lain ke luar daerah.

Investigasi fajartimor.com, di Rumah Sakit Umum Waingapu Sumba Timur Jenis tempat tidur yang sama tanpa dilengkapi temperatur, harga per-unitnya hanya ada pada kisaran Rp 18.000.000 (delapan belas juta rupiah) atau Rp 19.000.000 (Sembilan belas juta rupiah). (ft/tim)

About Bony Lerek

Scroll To Top