Home / Berita utama / STIKES Nusantara Kupang Ditaksir Raup Ratusan Juta dari Dugaan Pungli Uang Judul dan Ujian
STIKES Nusantara Kupang Ditaksir Raup Ratusan Juta dari Dugaan Pungli Uang Judul dan Ujian

STIKES Nusantara Kupang Ditaksir Raup Ratusan Juta dari Dugaan Pungli Uang Judul dan Ujian

Kupang, Fajartimor.com,– Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nusantara Kupang ditaksir meraup uang dengan kisaran ratusan juta dari dugaan pungli uang judul dan uang ijazah.

Nominal ratusan juta tersebut di prediksi dari jumlah para wisudawan kampus STIKES Nusantara Kupang periode Juli 2019 yakni sebanyak 495 orang.

Menurut AR, salah satu wisudawan kepada media ini, pada saat mengajukan judul untuk tugas akhir mereka diharuskan membayar biaya sebesar Rp. 500.000,-. Selain biaya tersebut, ada juga biaya untuk ujian tugas akhir yaitu Rp. 500.000,-.

“Pembayarannya langsung di Bank untuk registrasi biaya lain-lain yang ada ditulis di kwitansi”. Ujarnya

 

 

 

 

 

 

Keterangan gambar: (Pembayaran uang judul dan uang ujian dimasukkan dalam item biaya lain-lain pada kwitansi tersebut. Dalam kwitansi tersebut terlihat uang judul dan uang ujian baru ditulis saat akan meregistrasi).

Saat mendaftar wisuda, para calon wisudawan membayar registrasi wisuda sama dengan biaya SPP per semester yakni sebesar Rp. 3.500.000,- tanpa adanya perincian dari biaya tersebut.

“Daftar wisuda sudah bayar Rp.3.500.000,- sama seperti uang SPP per semester untuk angkatan saya, tapi untuk perincian dari uang daftar wisuda ini saya tidak tahu”. Ujarnya

Penjelasan AR, kalau untuk biaya SPP per semester sebesar Rp.3.500.000,- itu jelas wajib dan rinciannya jelas karena sudah termasuk biaya perwalian. Tetapi biaya yang sama di bebankan kepada para wisudawan tanpa ada rincian yang jelas.

“Baru selesai wisuda langsung ada lagi biaya ambil Ijazah sebesar Rp. 1.000.000,-” Keluhnya

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa ada dugaan pungutan liar sebesar Rp. 1.000.000,- untuk pengambilan Ijazah 495 wisudawan di Kampus STIKES Nusantara Kupang.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Rudyson Doko Patty yang dihubungi media ini, selaku pihak yang bertanggung jawab dari Kampus STIKES Nusantara Kupang belum memberikan tanggapan. (Tim/Ft)

About Bony Lerek

Scroll To Top