Home / hiburan / Team Volley Stella Maris, Sabet Juara Putera-puteri.
Team Volley Stella Maris, Sabet Juara Putera-puteri.

Team Volley Stella Maris, Sabet Juara Putera-puteri.

SoE, fajartimor.com – Team volley Putera-Puteri SMA Katolik Stella Maris Niki- niki, berhasil menyabet juara satu, usai menumbangkan lawan-lawannya pada gelaran Turnamen Manek To Cup, dalam rangka memperingati 13 tahun berdirinya SMA MANEK TO, Kuatnana, Kecamatan Kuatnana TTS.
Disaksikan media ini, Team voley puteri stella maris pada partai final yang berlangsung jumad 15 November 3019 di lapangan voley SMA Kristen Manek To berhasil mengalahkan team puteri Tetaf, kecamatan kuatnana dengan skor telak 3 0.
Sementara pada partai final putera antara team ADYOS Kuatna dan SMA STELLA MARIS yang berlangsung pada sabtu malam 16 november 2019 cukup seru dan menarik serta menghibur ribuan penonton dari berbagai tempat. Partai final putera tersebut berjalan cukup ketat dan baru usai pada Minggu dini hari.
Menariknya, Wakil Bupati TTS, wakil ketua dan Anggota DPRD Kabupaten TTS, ketua PBVSI, camat fautmolo. Roy Babis, ketua PBVSI kabupaten TTS rupa antusias menyaksikan dua pertandingan tersebut.
Dalam sambutannya pada acara penutupan turnamen Manek To, Wakil Bupati Army Konay mengatakan, kegiatan ini merupakan motivasi bagi masyarakat karena memperingati hari ulang tahun SMA Kristen Manek To kuatnana yang ke 13, kegiatan turnamen ini sekaligus dilaksanakan untuk memperebutkan piala tokoh masyarakat yakni piala Napoleon Faot.
“di TTS sudah ada dua sekolah yang melaksanakan turnamen seperti ini yakni SMA Efata Soe dan SMA Manek to,” jelasnya
Sebagai daerah yang memiliki segudang atlet voley kata Wabup Army, turnamen seperti ini dipandang perlu dan penting dilaksanan guna menjaring pemain-pemain yang memiliki skil sehingga dapat mewakili TTS pada even-even yang berkelas.
Pada kesempatan yang sama atas nama pemerintah daerag Wabup Army Konay mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 13 untuk SMA Kristen Manek To sembari menekankan pentingnya pendidikan akstra kurikuler demi memacu kemampuab kognitif siswa/i.
Berbeda, Samuel Laoe, kepala SMA Manek to sebelum menyerahkan piala kepada sang juara menandaskan bahwa di lapangan pertandingan semua boleh berlawanan dan hura-hura tetapi setelah pertandingan semuanya adalah bersaudara.
Albertus Baunsele, salah satu guru SMA Stella Maris niki-niki, kepada media ini mengungkapkan kegembiraanya karena sejak lama sekolah ini merindukan satu kejuaraan dan kerinduan itu dapat terwujud.
“Buktinya sekali terwujud, team putera-puteri berhasil menyabet juara,” unjuk Baunsele sumringah. (ft/jj)

About Bony Lerek

Scroll To Top