Home / Berita utama / TPDI NTT Bakal Laporkan PT. Agogo ke Kapolri Terkait Penambangan Ilegal di Matim
TPDI NTT Bakal Laporkan PT. Agogo ke Kapolri Terkait Penambangan Ilegal di Matim

TPDI NTT Bakal Laporkan PT. Agogo ke Kapolri Terkait Penambangan Ilegal di Matim

Kupang, fajartimor.com – Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) NTT bakal melaporkan PT. Agogo Golden Group (AGG) secara resmi ke Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) terkait penambangan ilegal di Manggarai Timur dan sikap tidak tegas serta indikasi pembiaran oleh Kapolda NTT.

Demikian dikatakan Koordinator TPDI wilayah NTT, Meridian Dewanta Dado, SH dalam rilisnya yang diterima media ini melalui pesan WhatsApp, Sabtu (29/2/20).

Menurut Meridian, pihaknya akan membuat laporan resmi ke Kapolri
menyangkut sikap tidak tegas serta indikasi pembiaran oleh Kapolda NTT serta jajarannya terhadap usaha pertambangan Material Galian C secara ilegal di Galong, Desa Watupari dan Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur yang dilakukan oleh PT. Agogo Golden Group (AGG).

“Kami sudah menyiapkan laporan resmi kepada Kapolri dan komisi III DPR RI agar bisa ditindaklanjuti secara tuntas, sebab berdasarkan pengamatan kami maka usaha pertambangan ilegal di wilayah Provinsi NTT selama ini hampir tidak pernah bisa ditindak sesuai hukum oleh aparat kepolisian dalam yurisdiksi Polda NTT,” tulis Meridian.

Meridian menjelaskan, karena Kapolda NTT serta jajarannya terkesan tidak tegas dan melakukan pembiaran terhadap usaha pertambangan Material Galian C secara ilegal atau tanpa izin di Galong, Desa Watupari dan Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur yang dilakukan oleh PT. Agogo Golden Group (AGG), maka harapan publik agar aktivitas tanpa izin itu bisa dihentikan kini berada pada pundak Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTT.

“Sehingga setelah pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTT menurunkan tim pemeriksa ke lokasi Galong, Desa Watupari dan Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur maka kami meminta agar Pemerintah Provinsi NTT menghentikan usaha pertambangan Material Galian C tanpa izin oleh PT. Agogo Golden Group (AGG) tersebut,” tandasnya.

Demi tegaknya hukum dan peraturan perundang-undangan, Meridian mendesak Pemrov NTT melalui Dinas ESDM untuk menghentikan pertambangan ilegal tersebut.

“Demi dihargainya regulasi serta sesuai wewenangnya maka Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTT harus segera menghentikan usaha pertambangan Material Galian C secara ilegal atau tanpa izin di Galong, Desa Watupari dan Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur yang dilakukan oleh PT. Agogo Golden Group (AGG),” tulisnya.

Menurut Meridian, tindak-tanduk PT. Agogo Golden Group (AGG) dalam usaha pertambangan Material Galian C secara ilegal di Kabupaten Manggarai Timur tersebut telah nyata-nyata mengangkangi segenap aturan hukum yang terkait dengan usaha pertambangan.

“Ujung-ujungnya usaha pertambangan Material Galian C tanpa izin oleh PT. Agogo Golden Group (AGG) itu akan merusak bumi serta menyengsarakan kehidupan generasi berikutnya bila terus berlangsung tanpa henti,” tandasnya.

Meridian memaparkan, dalam KEPUTUSAN KEPALA KANTOR PERIZINAN TERPADU SATU PINTU PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Nomor : 540 / 07 / 2016 TENTANG PERSETUJUAN PERPANJANGAN IZIN USAHA PERTAMBANGAN OPERASI PRODUKSI BATUAN KEPADA PT. AGOGO GOLDEN GROUP hanya mencantumkan Desa Ndorurea, Kecamatan Nangapanda – Kabupaten Ende sebagai lokasi bagi PT. Agogo Golden Group (AGG) untuk melakukan penambangan, pengolahan dan pemurnian komoditas Material Galian C jenis batuan.

“Sehingga secara hukum Desa Ndorurea, Kecamatan Nangapanda – Kabupaten Ende itulah yang menjadi Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang diberikan kepada PT. Agogo Golden Group (AGG) selaku pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Batuan. PT. Agogo Golden Group (AGG) tidak pernah mendapatkan rekomendasi
untuk melakukan penambangan, pengolahan dan pemurnian komoditas Material Galian C jenis batuan di Desa Watupari dan Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur,” tegasnya. (ft/cnn/tim)

About Bony Lerek

Scroll To Top