Home / Berita utama / Wakapolda NTT Minta Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI
Wakapolda NTT Minta Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

Wakapolda NTT Minta Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

Kupang, fajartimor.com – Wakapolda NTT Kombes Pol. Drs. Sumartono Johanan S.H, M.M, meminta seluruh komponen masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk terus menjaga solidaritas kehidupan bernegara dengan mengesampingkan ajaran dan ajakan sesat yang ingin merongrong keutuhan NKRI.

Dasar Negara Pancasila justru hadir dan membingkai kebhinekaan Indonesia. Itu pun dibicarakan secara alot dengan mendengarkan pertimbangan semua komponen bangsa. Soal ajakan sesat yang akhir akhir ini mulai merebak di jagad dunia maya, Institusi Polri tentunya terus memantau dan melakukan upaya upaya antisipasi dini, Jelas Kombes Pol. Sumartono kepada fajartimor di ruang kerjanya usai Apel pagi, Senin (8/5/2017)

“Ya kita dengan Forkopimda akan berbicara, berembuk, musyawarah bagaimana menyikapi masalah ini. Kemudian masyarakat juga diberikan pemahaman yang benar jangan sampai salah memilih. Kalau sudah salah memilih nanti runyam persoalannya”, terang Sumartono.

Menurut Komisaris Besar yang akrab dengan pegiat jurnalis tersebut, NTT yang sudah damai jangan mau diprovoke oleh ajaran dan ajakan sesat yang bertujuan ingin menghancurkan keutuhan NKRI.

“Antisipasinya, kita terus berperan membangun komunikasi aktif dengan MUI, Sinode Gmit, KWI, para tokoh Agama baik Hindu, Budha, GPDI, Gereja gereja Denominasi dan komponen komponen masyarakat lainnya untuk terus menjaga kebersamaan dengan memberi penghormatan yang patut dan pantas tanpa harus saling mencederai”, sigap Sumartono.

Dikatakan, contoh kepemimpinan yang solider tetapi tegas dalam bertindak, betul ditunjukan Bapak Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Karenanya sebagai Jajaran ditingkat Kepolisian Daerah, pihaknya akan berlaku sigap, cerdas, tegas dan terukur.

“Anggota kita, baik Babin Kamtibmas juga alat alat Negara Polda NTT termasuk Polres, Polsek, polsekta dan Pospol disiagakan sekaligus digerakan guna menjaga keutuhan NKRI dari belenggu ajakan primordialis”, tandas Sumartono.

Sementara masyarakat NTT, dihimbau kerja samanya sambil mewaspadai dirinya dengan tidak mudah terprovokasi hasutan yang dapat merongrong sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Masyarakat NTT, kita minta untuk tetap waspada dan terus menjaga persaudaraan tanpa sekat. Jika ada kegiatan kegiatan dari kelompok kelompok yang dicurigai ingin merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, segera laporkan dan koordinasikan dengan pihak aparat keamanan Negara”, tutup Sumartono, sambil mengajak wartawan fajartimor melihat gambar gambar kehancuran kota dari sejumlah Negara konflik akibat pertentangan agama, suku, ras dan antar golongan. (ft/Boni)   

 

About Bony Lerek

Scroll To Top