Home / Daerah / Wali Kota Akui Pelaksanaan Anggaran Berjalan Sesuai Program Keberpihakan
Wali Kota Akui Pelaksanaan Anggaran Berjalan Sesuai Program Keberpihakan

Wali Kota Akui Pelaksanaan Anggaran Berjalan Sesuai Program Keberpihakan

Kupang, fajartimor.com – Pelaksanaan anggaran yang dijalankan pemerintah kota Kupang, dirasakan sudah memenuhi semangat program pemerintahan Jefri Riwu Kore-Hermanus Man.
Hal ini kembali ditegaskan Wali Kota, Dr. Jefri Riwu Kore dihadapan para pemuka agama (40 pemimpin Gereja), bertempat di Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (15/01/2020), sekira pukul 17.00.Wita.
“Di-Tahun 2019 penataan kota dimulai dari membantu saudara saudara kita yang tidak beruntung, termasuk penataan infrastruktur jalan, drainase, lampu jalan dan sebagainya,” jelas Jefri.
Kendala awal katanya terkait dukungan parlemen. Namun akhirnya dapat berjalan lancar.

“Pada tahun pertama pelaksanaan anggaran memang sedikit bermasalah karena tidak adanya persetujuan dari rekan rekan dewan, namun dengan adanya pendekatan dan konstribusi yang kami berikan, rekan rekan dewan sendiri sudah menyetujui untuk memberikan anggaran kepada kami. Dana itu sendiri kami berikan kepada setiap tokoh agama dalam kaitannya kaitan dengan bantuan perumahan,” terang Jefri.
Bantuan perumahan lanjut-nya, lebih difokuskan pada bantuan uang tunai.
“Karena setelah dihitung uang mukanya sudah terdiri dari administrasi bank, notaris, PPATD, pajak dan sebagainya” ujar pak Jefri Riwu Kore
Selain itu, Pemerintah kota ucapnya hanya menyiapkan DP bagi yang ingin membeli rumah. Sementara kelanjutannya, dicicil oleh yang bersangkutan. Ini merupakan program pemerintah kota di bawah naungan pemerintah pusat.
“Program yang dibuat pemerintah kota tahun (2020) ini yakni pemberian DP pembelian rumah kepada semua pemuka agama yang melayani di dalam kota kupang. Itu berlaku bagi yang ber-KTP kota kupang. Sedangkan bagi yang melayani di luar kota tidak diberikan. Karena prioritasnya hanya di dalam kota saja,” aku Jefri.
Ditambahan, program tahun sebelumnya baik pembangunan infrastruktur jalan, lampu dan sebagainya semuanya di dapat dari dana efisiensi, sedangkan dana APBD nya cenderung menurun.
“Dari efisiensi anggaran, kita kemudian bisa memploting anggaran secara terukur untuk mendukung bantuan seragam sekolah. Ada 70 ribu orang pelajar yang dibantu seragamnya, ditambah peralatan sekolah seperti buku dan juga tas. Bagi mahasiswa, Kami juga menyiapkan program beasiswa sebesar Rp. 2.500.000/orang dengan persyaratan,” urai Jefri.
Diakui, sebelumya program beasiswa hanya diberilan kepada peserta yang kurang mampu. Tetapi sudah dirubah sepanjang yang bersangkutan memiliki penghasilan di bawah Rp. 5.000.000,dan memiliki nilai IP yang mencukupi.
“Awalnya hanya diberikan kepada seribu orang, sekarang kita perluas menjadi tiga ribu orang dengan masing masing orang menerima sebesar Rp2.500.000,” yakin Jefri.
Dikatajan, di tahun yang akan datang, pemerintah kota Kupang akan menerima bantuan dari pemerintah pusat khusus program air bersih.
“Bantuannya dikisaran Rp 300 Miliar lebih. Tahap pertama pelaksanaan akan diberikan biaya Rp 100 Miliar lebih. Saya juga sudah mendapat sinyal kalau Pemerintah pusat juga akan memberikan bantuan berupa pembangunan taman kota di tempat tempat yang akan dibangun. Kira-kira begitu,” pungkas Jefri.(ft/Virginia)

About Bony Lerek

Scroll To Top